LombokPost-Beberapa tahun terakhir ini, komptensi keahlian (KK) Teknik Energi Surya, Hidro, dan Angin (Tesha) SMKN 1 Lingsar kurang peminatnya.
”Ada delapan siswa yang daftar di jurusan ini,” kata Plt Kepala SMKN 1 Lingsar H Ahmad Taufiq Gupran terkait kondisi terkini.
Diutarakan, kuota PPDB setiap tahun di sekolah yang berada di Jalan Gora Lingsar selalu terpenuhi.
Peserta banyak yang mendaftar saat mau penutupan. ”Kadang anak-anak ini kajuman (bertingkah) mau masuk sekolah,” ucap Taufiq, sapaan karibnya.
Menurutnya, banyak anak atau orang tua tidak tahu pangsa pasar Jurusan Tesha.
Sehingga, mereka lebih memilih jurusan lain. Padahal, jurusan yang satu ini sangat dibutuhkan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI).
”Perusahaan besar atau listrik butuh lulusan ini,” ucap Taufiq.
Ia menyebutkan, jumlah pendaftar di delapan KK yang ada di SMKN 1 Lingsar tidak merata. Paling banyak ada di Jurusan Perhotelan dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
”Pendaftar yang banyak di jurusan tertentu akan kita alihkan ke jurusan lain, tapi terlebih dahulu kita akan komunikasikan dengan siswa dan orang tuanya,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida