LombokPost-Sebanyak 265 siswa SMPN 11 Mataram mendapat penyuluhan stunting dan anemia.
Materi disampaikan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) Mataram, Sabtu (3/8) lalu.
Wawan, perwakilan mahasiswa FK Unizar mangatakan, salah satu masalah yang sering muncul pada remaja putri adalah anemia.
Masalah kurang darah ini merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik.
Akibatnya, organ tubuh tidak mendapat cukup oksigen sehingga membuat penderita anemia pucat dan mudah lelah.
”Anemia dapat dialami pada semua kelompok umur mulai dari balita, remaja, ibu hamil sampai lanjut usia,” ujarnya
Untuk mencegah terjadinya anemia lanjut dia, diperlukan upaya untuk memperbaiki masalah gizi remaja. Khususnya remaja putri karena merupakan calon ibu yang akan menentukan kualitas generasi mendatang.
Remaja putri berada pada rentang usia percepatan pertumbuhan.
Sehingga edukasi gizi pada usia ini diharapkan memberikan hasil yang maksimal terhadap perubahan pola konsumsi. Juga status gizi serta kesehatannya.
”Konsumsi tablet tambah darah dapat lebih efektif untuk mencegah anemia harus disertai dengan penerapan asupan makanan bergizi seimbang,” ujarnya.
Gizi seimbang butuh protein dan kaya zat besi.
Seperti buah-buahan sumber vitamin C untuk meningkatkan penyerapan tablet tambah darah lebih efektif.
”Minum tablet tambah darah dengan air putih. Jangan minum tablet tambah darah dengan teh, kopi atau susu karena akan menghambat penyerapan zat besi,” pungkasnya.
Kepala SMPN 11 Mataram H Azizudin mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa FK Unizar dan Puskesmas Tanjung Karang karena mendampingi dan memperhatikan kesehatan warga sekolah.
Terutama dalam pemberian tablet tambah darah bagi siswi Spenlas sebutan SMPN 11 Mataram untuk mencegah anemia akibat siklus menstruasi yang dialami setiap bulannya.
Pemberian tablet tambah darah menjadi penting untuk diberikan bagi remaja putri dalam proses pertumbuhannya.
”Selain meminimalisir potensi anemia yang berakibat terhadap kesehatan dan prestasi di sekolah, pemberian tablet tambah darah juga untuk mempersiapkan kesehatan siswi sebelum menjadi seorang ibu kelak,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida