Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mahasiswa KKN Unizar Tanam Pohon di Kawasan Hutan Aik Berik Lombok Tengah

Ali Rojai • Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:06 WIB
BANTU BIBIT POHON: Karina Juniarti Utami, mahasiswa FEB Unizar menyerahkan bantuan bibit pohon secara simbolis di Wisata Janggot, Desa Aik Berik, Loteng, Selasa (13/8).
BANTU BIBIT POHON: Karina Juniarti Utami, mahasiswa FEB Unizar menyerahkan bantuan bibit pohon secara simbolis di Wisata Janggot, Desa Aik Berik, Loteng, Selasa (13/8).

LombokPost--Mahasiswa Universitas Islam Al-Azhar Mataram bersama tiga perguruan tinggi (PT) berkolaborasi menanam pohon di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Selasa (13/8).

Penanaman pohon oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa tersebut untuk membantu gabungan kelompok tani (Gapoktan) setempat.

Pemberian bibit pohon dilakukan secara simbolis oleh mahasiswa kepada tokoh masyarakat di Wisata Janggot, Desa Aik Berik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unizar Herie Saksono, pihak TNGR, kepala desa, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Herie mengatakan, penanaman pohon ini akan membantu untuk pelestarian hutan dan juga mengedukasi masyarakat.

Serta meningkatkan literasi mahasiswa karena kawasan hutan dengan tujuan khusus memiliki fungsi yang berbeda.

Terutama bagaimana bisa megedukasi masyarakat meningkatkan literasi tentang fungsi hutan.

Selain itu, di kawasan hutan ini bisa melepaskan penat untuk berwisata.

“Dan yang paling penting sebenarnya hutan ini sumber air untuk pulau Lombok,” katanya.

Ia mengapresiasi mahasiswa dan pemangku di kawasan hutan serta Gapoktan yang telah menerima mahasiswa KKN.

Ia meyakini, dari air ini bisa menghasilkan sebuah produk untuk dikomersialisasi dari hadirnya hutan. Untuk itu, hutan harus dijaga karena memproduksi air.

“Air di kawasan hutan ini punya kandungan mineral tinggi untuk kesehatan,” pungkasnya.

Karina Juniarti Utami, mahasiswa FEB Unizar mengatakan, di sekitar kawasan hutan ini banyak petani yang menanam kopi.

Dari itu, ia ingin masyarakat tidak hanya menanam kopi, melainkan juga teh Rosella.

“Dua bulan teh ini sudah bisa dipanen,” ujar Karina.

Teh Rosella juga bisa dijadikan sebagai makanan seperti selai dan sebagainya.

“Teh ini cukup bagus untuk kesehatan,” terangnya.

Ia ingin masyarakat bisa membudidayakan teh rosella karena kafe atau usaha kuliner tentu tidak hanya menjajakan kopi, namun juga teh.

“Ini menjadi potensi UMKM. Bibitnya juga mudah didapatkan,” jelas perempuan berjilbab ini.

Ia akan mengedukasi masyarakat untuk penanaman teh rosella karena potensi bisnis ini cukup menjanjikan.

“Selain itu, kami juga memiliki proram perbaikan saluran dan sebagainya,” pungkasnya. (jay)

Editor : Kimda Farida
#Unizar Mataram #Mahasiswa KKN