Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

FKIK Unram Lantik 20 Apoteker Baru, Nilai Rata-rata Kelulusan di Atas Nasional

Ali Rojai • Kamis, 19 September 2024 | 10:05 WIB
APOTEKER BARU: Puluhan apoteker baru FKIK Unram yang diambil sumpahnya bersama dekan dan wakil rektor di Aula dr Yunita Sabrina FKIK Unram, Selasa (18/9) lalu.
APOTEKER BARU: Puluhan apoteker baru FKIK Unram yang diambil sumpahnya bersama dekan dan wakil rektor di Aula dr Yunita Sabrina FKIK Unram, Selasa (18/9) lalu.

LombokPost--Sebanyak 20 apoteker baru Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram (Unram) diambil sumpahnya.

Kegiatan dilakukan di Aula dr Yunita Sabrina FKIK Unram, Selasa (18/9) lalu.

Pengambilan sumpah apoteker ini merupakan angkatan pertama yang dilaksanakan di Unram dengan hasil kelulusan mencapai 100 persen.

Nilai rata-rata kelulusan para apoteker mencapai angka 69,4 yang melebihi rata-rata nilai nasional yakni 59,1.

Puluhan mahasiswa yang diambil sumpahnya ini telah melewati ujian kompetensi apoteker nasional.

Diresmikan melalui prosesi pengambilan sumpah apoteker yang dihadiri oleh berbagai pihak.

Pelantikan dan pengambilan sumpah apoteker ini tidak hanya menjadi momen haru dan perayaan.

Tetapi juga menjadi momentum penting sebagai apoteker baru bagi FKIK Unram dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di NTB dan Indonesia.

Dekan FKIK Unram Afri Syamsun melantik secara para apoteker baru tersebut.

Hadir dalam penatikan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Sitti Hilyana, Dinas Kesehatan NTB, perwakilan anggota Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), BBPOM di Mataram, direktur rumah sakit, puskesmas, dan apotek mitra. Serta orang tua/wali apoteker yang baru dilantik.

Arfi menuturkan, para apoteker ini akan bertugas sebagai apoteker di berbagai fasilitas kesehatan.

Berperan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

”Saya yakin para apoteker dapat melaksanakan tugas mereka dengan maksimal dan profesional,” ujar pria bergelar Dr dr Sp KF MSi Med tersebut.

Wakil Rektor Bidang Akademik  Prof Dr Sitti Hilyana  melihat saat ini apoteker memiliki banyak peluang untuk memberikan pelayanan dan edukasi terkait kefarmasian kepada masyarakat.

Apoteker tidak hanya dituntut untuk memberikan pelayanan kepada pasien secara komprehensif semata.

Apoteker harus mampu menjadi pribadi yang unggul dan berintegrasi dalam bidang pelayanan kesehatan. Sehingga apoteker bisa menjadi mitra dokter yang baik.

”Apoteker harus mampu mengedukasi dan menjelaskan bagaimana produksi obat, cara pemakaian obat, efek samping obat, serta membantu menjaga kesehatan nasional,” terang Prof Nana. (jay/r9/*)

Editor : Kimda Farida
#FKIK Unram #Universitas Mataram Unram