LombokPost-SMPN 10 Mataram terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan berprestasi terhadap program sekolah adiwiyata.
Tujuannya, untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan berkelanjutan.
Spenten, sebutan SMPN 10 Mataram telah melakukan berbagai kegiatan untuk mendukung pencapaian sekolah adiwiyata.
Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah, ternasuk siswa, guru, dan staf.
Dalam upaya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik.
Serta menanam dan merawat tanaman di sekitar lingkungan sekolah.
Kepala SMPN 10 Mataram H Chamim Tohari mengatakan, sekolah adiwiyata sesuai visi sekolah untuk mendidik siswa menjadi generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
”Kami ingin siswa peduli terhadap lingkungan,” ucapnya.
Diutarakan, program sekolah adiwiyata didukung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram.
Bahkan pihak DLH Kota Mataram terus memantau ke sekolah, melihat program sekolah adiwiyata.
Seperti pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos, briket arang, dan budi daya maggot.
”Sementara anorganik dimanfaatkan menjadi kerajinan,” ucapnya.
Ia sudah melakukan pengurangan sampah plastik dengan meminta pedagang di kantin tidak lagi menggunakan plastik untuk bungkus minuman dan makanan.
”Kami juga bentuk tim penanggulangan sampah di sekolah,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida