LombokPost--Lembaga Pendidikan Kompetensi Nasional (LPKN) Mataram mengadakan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) melalui program Global Skills Training bidang penyajian produk pastry dan kue.
Kegiatan yang dibuka Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur Verry Fahrudin diikuti 16 peserta.
Hadir juga Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram H Rudi Suryawan dan Direktur LPKN Training Center Naktika Sari Dewi.
Pelaksanaan program Global Skills Training atas kerja sama LPKN Mataram dengan Kementerian Ketenagkerjaan melalui BPVP Lotim.
Direktur LPKN Training Center Mataram Naktika Sari Dewi mengatakan, pada tahun ini LPKN Training Center mendapat kepercayaan lagi untuk mengadakan program bantuan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) melalui program Global Skills Training bidang penyajian produk pastry dan kue.
Sebelum mengikuti pelatihan, peserta terlebih dahulu melakukan tahapan seleksi. Sebab, peserta yang tertarik mengikuti program ini cukup banyak.
“Kita seleksi peserta yang memiliki hobi membuat kue, baik itu kue kering maupun basah,” ujar Dewi, sapaan karibnya.
Setelah seleksi, terjaring 16 peserta yang lolos. Mereka diberikan pelatihan selama 180 jam atau 24 hari, termasuk pelaksanaan uji kompetensi.
“Satu hari mereka (peserta) belajar delapan jam. Ini penting agar capaian pembelajaran sesuai dengan tujuan pelatihan itu dilaksanakan dan sesuai standar,” terangnya.
Kepala BPVP Lombok Timur Verry Fahrudin meminta agar peserta bisa melaksanakan pelatihan dengan maksimal. Sehingga nantinya bisa bekerja di perusahaan kue.
“Atau bisa membuka usaha kue atau jajan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Mataram H Rudi Suryawan berharap pelatihan ini bisa mempercepat penurunan angka pengangguran.
Serta bisa menciptakan wirausaha baru.
“Kami ingin setelah selesai pelatihan peserta bisa membuka usaha kue dengan keterampilan dimiliki,” pungkasnya. (jay)
Editor : Kimda Farida