LombokPost-Pemkot Mataram akan menerapkan larangan membawa handphone (HP) bagi siswa ke sekolah.
Sebab, dampak negatif dari penggunaan gadget ini lebih besar dari dampak positifnya.
“Ini menjadi harapan Pak wali kota agar siswa tidak membawa HP ke sekolah,” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Mataram Saptadi Akbar, Rabu (8/1) lalu.
Diutarakan, sekolah diminta mampu mengelola penggunaan HP di sekolah.
Saat ini sebut dia, anak SD dan SMP tidak terlalu urgent untuk dibekali HP ke sekolah.
“Ini salah satu cara kita untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget,” ujar Akbar.
Menurutnya, dampak negatif yang ditimbulkan pada penggunaan HP bagi anaklah yang coba ditekan.
“Kami di SMPN 1 Mataram sudah membuat aturan larangan membawa HP ini sejak dua tahun lalu,” tutur pria yang juga menjabat kepala SMPN 1 Mataram ini.
Pada saat penjemputan lanjut dia, pihak sekolah menyiapkan sarana prasarana komunikasi. Sehingga anak bisa menelpon orang tuanya untuk dijemput saat jam pulang.
Ia memberikan sanksi kepada siswa yang membawa HP ke sekolah.
“Kalau ketahuan ada siswa bawa HP ke sekolah kita minta orang tuanya yang datang mengambil. Di sana nanti akan kita berikan edukasi kepada orang tua terkait larangan membawa HP,” urainya.
Kepala SMPN 7 Mataram Imam Purwanto akan coba menerapkan larangan membawa HP ke sekolah.
Konsekuensinya pihaknya akan menyiapkan sarana prasarana komunikasi.
“Ketika ada anak yang akan telepon orang tuanya untuk dijemput pada saat jam pulang kita siapkan HP,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida