Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kemenag Kota Mataram Larang Siswa Madrasah Bawa HP ke Sekolah

Ali Rojai • Jumat, 24 Januari 2025 | 16:16 WIB

 

BACA BUKU: Dua siswa MAN 1 Mataram membaca buku di tempat yang disiapkan madrasah setempat, Kamis (23/1).
BACA BUKU: Dua siswa MAN 1 Mataram membaca buku di tempat yang disiapkan madrasah setempat, Kamis (23/1).
 

LombokPost--Larangan membawa handphone (HP) tidak hanya diberlakukan bagi siswa di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram.

Melainkan juga sekolah dibawah naungan Kemenag Kota Mataram mulai dari tingkat MI,MTs, dan MA.

“Kami menyambut baik apa yang menjadi kebijakan pak wali terkait larangan membawa HP ke sekolah bagi siswa,” kata Kepala Kemenag Kota Mataram H Hamdun, Kamis (23/1).

Ia akan melakukan kordinasi dengan kepala Disdik Kota Mataram Yusuf terkait kebjiakan wali kota tersebut.

Apalagi sekarang ini penggunaan gadget lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

“Saya rasa ini salah satu upaya untuk mencegah anak ketergantungan HP,” ujarnya.

Ia menyebutkan, larangan membawa HP bagi siswa sudah diterapkan di beberapa madrasah. Seperti di MTsN 2 Mataram, MTsN 1 Mataram, dan sejumlah madrasah lainnya.

Kini, kebijakan tersebut akan diterapkan menyeluruh di semua madrasah di ibu kota NTB ini.

 Baca Juga: 12 Lembaga Himpaudi Kecamatan Gunungsari Ikut Manasik Haji Gabungan di Asrama Haji Mataram

 “Kecuali nanti dimanfaatkan untuk perangkat pembelajaran siswa akan diminta bawa HP ke madrasah,” terangnya.

Larangan membawa HP ke madrasah tentu ada konsekuensinya. Madrasah nantinya harus menyiapkan perangkat komunikasi pada saat penjemputan atau pulang sekolah.

“Seperti apa sistemnya ini akan kita kordinasikan dengan kepala Disdik Kota Mataram nantinya,” ujar Hamdun.

Ia juga akan menyebarkan surat edaran wali kota ke madrasah terkait larangan bagi siswa membawa HP ke madrasah.

“Siswa harus fokus belajar,” pungkasnya.

Kepala MAN 1 Mataram H Lalu Sirajul Hadi mendukung larangan membawa HP ke madrasah.

Karena penggunaan HP berlebihan cukup membahayakan.

Apalagi jika guru sedang menjelaskan di depan, sementara siswa malah asyik bermain HP.

“Kami di madrasah sudah menerapkan, tapi harus ada aturan biar lebih kuat. Jangan sampai madrasah ini boleh, madrasah yang itu ndak boleh. Kalau sudah ada surat edaran maka berlaku bagi semua madrasah,” pungkasnya.

Friska, siswa kelas XII MAN 1 Mataram menambahkan, ia dan siswa lainnya yang datang ke sekolah harus mengumpulkan HP ke wali kelas.

“Nanti pas jam pulang baru bisa diambil,” pungkasnya. (jay/r2)

Editor : Kimda Farida
#surat edaran #Handphone #Sekolah #Madrasah #pembelajaran #NTB #larangan #gadget #perangkat