LombokPost-Pondok Pesantren (ponpes) Al-Ishlahuddiny, Kediri, Lombok Barat mengadakan khataman Alquran seribu kali. Khataman ini diikuti sekitar 2 ribu santri tahfizul Quran dan alumni pada haul akbar ke-32 Muassis Ponpes Ishlahuddiny, Kediri.
“Ada juga alumni dari luar daerah yang ikut khataman secara daring. Seperti di Bali dan daerah lainnya,” kata Ketua Panitia Haul Akbar ke-32 Muassis Ponpes Ishlahuddiny Kediri H Hambali.
Khataman Alquran seribu kali dilaksanakan di Aula Ponpes Al-Ishlahuddiny dari pagi sampai sore, kemarin (20/2). “Karena kalau ndak santri hafizul quran tidak bisa selesai satu jam,” ujar Hambali.
Ia menargetkan, khataman alquran seribu kali selesai sore hari yang diikuti juga secara daring. “Besok sore (Hari Ini,Red) ziarah makam,” terangnya.
Pelaksanaan haul akbar TGH Khalidy, TGH Mustafa Khalidy,TGH Ibrahim Khalidy, dan TGH M Idris Misbah berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, alumni diberikan amanah menjadi panitia haul,” ujar Hambali.
Haul Akbar Muassis Ponpes Ishlahuddiny, Kediri beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu pelaksanaannya hanya sehari, namun kini selama empat hari.”Alumni mendapat amanah besar tapi mulia,” ujarnya.
Haul akbar diawali seminar dan bedah buku yang dilaksanakan di Aula Ponpes. Buku yang menceritakan tentang perjuangan TGH Ibrahim Al-Khalidy mengawali berdirinya Ponpes ditulis Dr Muhammad Muhlis,Mpd, seorang alumni. Buku ini dibedah Prof Dr Suprapto, MA, Prof Dr H Muhammad Saleh,M.Si, dan Prof Dr Hj Lubna, M.Pd.
Kini, Ponpes Al-Ishlahuddiny, tidak hanya mencetak dai dan tuan guru, namun juga birokrat hingga politisi yangberkiprah hampir di seluruh kabupaten/kota di NTB. “Besok kami akan melakukan ziarah ke makam tuan guru. Juga ada zikir dan doa serta ceramah kecintaan terhadap guru walaupun sudah almarhum,” terangnya.
Sedangkan, pada Jumat malam pembacaan Alquran dan shalawat oleh santri dan alumni. Bahkan, banyak alumni yang akan menginap untuk mengenang masa di ponpes dulu.
“Puncak haul akbar hari Sabtu (22/2) dan tamu yang hadir ada pejabat pemerintah,” tuturnya. Malamnya lanjut dia, akan berkumpul haflah Alquran dan shalawat. “Acara puncak juga akan dihadiri Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, M.A, ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama) Indonesia,” ujarnya.
Pembina Tahfiz Ponpes Al-Ishlahuddiny H Basyirum Muhammad Sholeh menuturkan untuk penutupan haul akbar akan dilaksanakan khotmil quran dan tausyiah agama yang dihajatkan untuk energi positif. Memohon keberkahan agar bangsa ini damai, makmur, dan semua yang dicita-citakan pemerintah dan rakyat dikabulkan Allah SWT. (jay/r2)
Editor : Rury Anjas Andita