LombokPost-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram mengimbau orang tua agar mengawasi anaknya pada libur Idul Fitri.
“Kami ingin orang tua menjaga anaknya selama libur sekolah,” kata Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf.
Ia khawatir anak-anak ini saat libur sekolah lepas dari pengawasan orang tua. Sehingga begadang dan melakukan hal yang tidak diinginkan.
Ia ingin momen libur ramadan dan lebaran dimanfaatkan siswa untuk melakukan hal yang positif.
Seperti melaksanakan salat tarawih dan tadarus Alquran di lingkungannya masing-masing.
Pekan lalu, dua siswa SMPN 10 Mataram terlibat tawuran di Rembiga. Informasinya, dua siswa ini diduga membawa celurit saat tawuran tengah malam.
Yusuf mengatakan, pada libur Idul Fitri pihaknya akan membuat surat edaran ke sekolah terkait bagaimana mengawasi peserta didik selama libur.
“Kami akan minta sekolah juga mengawasi anaknya selama libur,” ujarnya.
Jadwal libur sekolah bagi siswa selama Ramadan lebih lama dari rencana awal sebelumnya.
Libur sekolah Idul Fitri 2025 bagi siswa kini dipercepat atau dimajukan dari awalnya 26 Maret, kini dimajukan menjadi 21 Maret 2025.
Sementara untuk jadwal masuk sekolah setelah Idul Fitri mulai tanggal 9 April 2025.
“Kami ingin orang tua dan sekolah bekerja sama mengawasi anak selama libur sekolah,” tandasnya. (jay/r2)
Editor : Kimda Farida