Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Robyyan terbitkan Kumpulan Cerpen, Tuhan Bersembunyi Seperti Kancing Cadangan

nur cahaya • Senin, 12 Mei 2025 | 21:38 WIB

 

Robbyan Abel Ramdhon
Robbyan Abel Ramdhon

LombokPost - Penulis asal Kota Mataram, Robbyan Abel Ramdhon menerbitkan buku fiksi kumpulan cerpen perdananya berjudul Tuhan Bersembunyi Seperti Kancing Cadangan.

Belum lama ini Robbyan terpilih sebagai emerging writers Ubud Writers & Readers Festival 2025, sebuah festival sastra paling prestisius di Asia Tenggara.

Ia juga sempat mengungkapkan akan mengikuti ajang bertaraf internasional tersebut sebagai momentum mengenalkan karya terbarunya itu.

“Semoga karya ini juga dibaca bule yang suka sastra Indonesia,” candanya.

Robbyan berharap bukunya tidak hanya dapat dibaca khalayak, tapi juga bisa jadi jalan untuk membuka diskusi-diskusi yang bermakna.

“Saya harap buku ini juga bisa memicu diskusi-diskusi bermakna, syukur-syukur bisa jadi dorongan lahirnya karya baru di masa mendatang,” ujarnya.

Sebagai informasi, buku ini dapat langsung dipesan lewat platform penerbit Intensif kontak WhatsApp 0815-5383-6218 atau melalui martketplace yang tersedia.

 Kedepan, Robbyan juga diketahui akan melakukan tour ke sejumlah kota di luar Lombok untuk mempromosikan bukunya itu. Kota-kota tersebut di antaranya, Surabaya, Madura, Mojokerto, Malang, Yogyakarta, dan Jakarta.

Makrom Ubaid, perwakilan penerbit sekaligus editor buku yang merilis karya Robbyan menuturkan, buku Tuhan Bersembunyi Seperti Kancing Cadangan penting untuk dibaca hari ini.

Buku fiksi tersebut tidak hanya menawarkan gaya bercerita yang menarik dan kritis, tapi juga mengandung beragam pertanyaan filosofis menyangkut kehidupan dasar manusia.

“Sebagai manusia, kita sudah terlalu jauh berjalan di dunia ini. Sesekali kita mesti menengok ke belakang untuk membaca ulang pertanyaan-pertanyaan dasar dalam kehidupan ini,” katanya

Disinggung mengenai isu menonjol dalam buku tersebut, Makrom menyebut buku Tuhan Bersembunyi Seperti Kancing Cadangan terikat dalam tiga topik.

Photo
Photo

“Nafsu, eksistensi, dan ekonomi,” ungkapnya.

Menurutnya, cerpen-cerpen di dalam buku itu akan memberikan pembaca sebuah gambaran kritis tentang bagaimana manusia mempertahankan obsesi-obsesi dan esensi kehidupannya.(jay/r2)

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Kota Mataram #internasional #penulis #kumpulan cerpen #Lombok