LombokPost- SMAN 3 Mataram menjadi salah satu sekolah yang patut diacungi jempol dengan berhasil meloloskan puluhan siswanya dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025.
Keberhasilan 78 siswa SMAN 3 Mataram tentu disambut rasa syukur dan bangga oleh pihak sekolah, para guru, orang tua, serta siswa itu sendiri.
Mereka telah berhasil menunjukkan kemampuan akademik yang mumpuni dan daya saing tinggi dalam seleksi yang diikuti oleh ratusan ribu calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Plt Kepala SMAN 3 Mataram Yuspita Martiningrum, Senin (2/6) menyampaikan apresiasi atas kerja keras siswa dan dukungan dari seluruh pihak sekolah.
“Ini adalah bukti nyata jika kami mampu bersaing ditingkat nasional,” kata Yuspita.
Dari data yang dihimpun, ada 78 siswa SMAN 3 Mataram berhasil menembus persaingan ketat SNBT tahun ini. Mereka tersebar di berbagai program studi di PTN ternama di Indonesia.
Ada di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram, Prodi Sosiologi Universitas Negeri Jogyakarta, Prodi Teknik Komputer Universitas Negeri Semarang, Prodi Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Surabaya, Prodi Teknik Geologi UPN Jogyakarta.Keberhasilan mereka ini diharapkan dapat memotivasi adik-adik kelasnya untuk terus berprestasi.
“Selamat kepada siswa yang berhasil lolos SNBT. Semoga sukses dalam menempuh pendidikan tinggi dan meraih masa depan yang lebih cerah,” tandas Yuspita.
Waka Kurikulum SMAN 3 Mataram H Dwi Sunarto mengatakan, siswa SMAN 3 Mataram tidak hanya lolos pada SNBT. Namun juga ada belasan siswa juga lolos pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini.
“Ada 16 siswa yang lolos pada SNBP ini,” tutur Dwi.
Ia mengaku, jumlah siswa yang lolos jalur SNBT dan SNBP di berbagai PTN terjadi peningkatan dibandingkan tahun lalu. Apa yang dicapai siswa ini tidak lepas dari program pengayaan yang diberikan sekolah kepada siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi (PT).
Dwi menuturkan, pengayaan bagi siswa kelas XII merupakan program sekolah di tahun 2025 yang pelaksanaannya mulai Januari. Program ini diadakan karena kebutuhan siswa yang sebagian besar ingin melanjutkan studi ke PT.
Ia menyebutkan, pengayaan masuk PTN jalur SNBT mulai dilakukan tahun ini. Bahkan, pihak sekolah sudah mempersiapkan buku bagi siswa kelas XII untuk dipelajari.
“Kalau dulu siswa hanya diberikan buku saja, tidak ada pembinaan,” cetus Dwi.
Pengayaan dilaksanakan pada Januari hingga Februari lalu. Pengayaan ini dilaksanakan dua kali dalam sepekan dengan setiap pertemuan waktunya 60 menit. “Pengayaan masuk PTN jalur SNBT ini pada tahun depan akan kita tingkatkan lagi,” pungkasnya.
Editor : Siti Aeny Maryam