LombokPost- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram terus mendorong sekolah untuk mempercepat proses perbaikan data residu E-ijazah.
Keberadaan data yang belum valid, baik dari segi data kependudukan maupun Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dapat menghambat penerbitan ijazah bagi siswa SD dan SMP tahun ajaran ini.
Masalah data residu E-ijazah menjadi sorotan serius karena jika tak segera ditangani, para siswa terancam tidak bisa mendapatkan E-ijazah tepat waktu.
"Kami minta semua satuan pendidikan segera melakukan verifikasi dan validasi data siswa," tegas Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Mataram, Syarafudin.
Ia menjelaskan, masih ada puluhan siswa yang belum bisa diterbitkan ijazahnya karena ditemukan ketidaksesuaian data, mulai dari nama orang tua yang tak tercantum di Kartu Keluarga (KK), hingga perbedaan nama antara akta kelahiran, KK, dan ijazah SD.
“Ini harus segera diperbaiki. Sekolah wajib menindaklanjuti dan memastikan data valid sebelum dikirim ke pusat. Batas waktunya sampai 22 Juni,” katanya.
Menurutnya, beberapa kasus data residu E-ijazah disebabkan karena siswa dibesarkan oleh kerabat dan tidak diketahui siapa orang tuanya. Sehingga, data pada KK menjadi tidak lengkap.
“Jika dibesarkan nenek, maka nenek itu harus tercantum sebagai orang tua di KK. Itu solusi yang kami sarankan lewat Dukcapil,” jelasnya.
Penerbitan E-ijazah tahun ini pun berbeda. Sekolah tidak lagi mengandalkan blanko pusat, melainkan mencetak sendiri. Karena itu, kepala sekolah dan operator sekolah harus benar-benar memahami mekanisme verifikasi data E-ijazah.
“Masih ada sekolah yang mengirim data sembarangan. Tanpa dicek, langsung kirim. Ini berbahaya. Kalau data masih residu, maka ijazah siswa Kota Mataram tidak bisa terbit,” tegas Syarafudin.
Sementara itu, Wakil Kepala Humas SMPN 17 Mataram, H Saifudin Zohri, mengatakan pihaknya menunda pengiriman data ke Disdik karena masih melakukan verifikasi internal.
Kini seluruh data siswa kelas IX sudah dinyatakan valid dan siap dikirim.
“Sebelum tanggal 22 Juni, data siswa kami pastikan sudah masuk dan sesuai,” pungkasnya.
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post