LombokPost - Fun Run 5K SMAN 1 Gerung (Smanger) menjadi magnet peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini.
Bertempat di Gerung, Lombok Barat, NTB ratusan peserta dari pelajar hingga masyarakat umum antusias mengikuti Fun Run 5K. Kegiatan yang digelar kemarin (15/6) ini sekaligus menjadi ajang promosi sekolah, penguatan nilai-nilai Pancasila, dan kampanye gaya hidup sehat.
Rute Fun Run 5K SMAN 1 Gerung mengambil start dan finish di depan SMAN 1 Gerung, melintasi ikon wilayah Gerung seperti Simpang Lima dan pusat kota Giri Menang, Lombok Barat.
Peserta datang dari berbagai daerah di NTB, termasuk dari Sumbawa, Dompu, dan Bima. Antusiasme peserta mewarnai jalannya lomba. Mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Lahir Pancasila.
Kegiatan ini juga diramaikan dengan Bazar Smanger 2025, pentas seni, dan atraksi budaya seperti Gendang Beleq Smanger Bersinar. Acara ini turut didukung sponsor seperti Bank NTB Syariah, Xtream, STM, Chil-Go!, Fitbar, Kopling, Honda, PT Air Minum Giri Menang, Fresh Care, hingga Hydro Coco.
Kepala SMAN 1 Gerung M Ridwan Helmi membuka acara pukul 06.30 Wita dengan lagu Indonesia Raya. Dalam sambutannya ia menekankan pentingnya menaati aturan lomba dan rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kami berharap ajang Fun Run 5K SMAN 1 Gerung bisa menjadi agenda tahunan dengan kepanitiaan lebih matang dan melibatkan semua komponen sekolah,” harap Helmi.
Ajang Fun Run 5K SMAN 1 Gerung melahirkan para juara dari berbagai kategori. Kategori pelajar putra dimenangkan oleh Hasbi Gifari, Nizam Bayu Maulana, dan Muhammad Hafizin. Kategori pelajar putri oleh Eka Puji Lestari, Firza Ananda Dwi, dan Maulina Tri Astuti.
Sementara dari kategori umum, pemenang putra adalah Satria Hamzah Wadi, Irwandi Sukmana Ari, dan Abdul Jaelani. Di kategori umum putri, juara diraih Iswatun, Jahartin, dan Sri Hindarta. Para pemenang menerima medali dan uang pembinaan dari panitia.
Melalui Fun Run 5K SMAN 1 Gerung, Hari Lahir Pancasila dimaknai sebagai momentum membangun generasi sehat dan berkarakter.
“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial dan memperkenalkan potensi sekolah kepada publik,” ujar Helmi.
Ia berharap kedepan kegiatan serupa bisa diperluas skalanya dan menjadi tradisi tahunan yang ditunggu masyarakat
Editor : Prihadi Zoldic