LombokPost - Ketua Panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK/SLB Provinsi NTB Supriadi mengimbau kepada seluruh calon peserta didik dan orang tua/wali untuk tidak mempercayai oknum/calo yang menjanjikan kelulusan dalam proses penerimaan murid baru dengan imbalan sejumlah uang.
Imbauan ini disampaikan untuk mencegah praktik yang kerap terjadi setiap tahun ajaran baru.
Tidak ada jalur belakang atau orang dalam yang bisa meloloskan siswa masuk SMA/SMK negeri.
“Seluruh proses seleksi dilakukan transparan, objektif, dan berdasarkan sistem yang ditetapkan,” tegas Supriadi.
Ia tidak ingin orang tua/wali percaya jika ada oknum yang menjanjikan kelulusan di sekolah favorit.
Ia menyebutlan, proses pendaftaran SPMB di sekolah negeri tidak dipungut biaya sepeserpun. Jika ada konum yang meminta uang tunai atau transfer ke rekening pribadi dalih kelulusan itu penipuan.
“Seluruh proses SPMB dilakukan secara transparan dan akuntabel. Tidak ada celah sedikit pun bagi calo untuk meloloskan siapa pun. Kelulusan murni berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi,” ujar Supriadi.
Ia tidak akan menoleransi segala bentuk kecurangan dan praktik percaloan. Calon siswa yang terbukti terlibat dalam praktik tersebut akan didiskualifikasi.
“Kalau ada kecurangan pada SPMB laporkan ke kami,” pintanya.
Ia ingin calon peserta didik mendaftar sesuai prosedur. Jika memenuhi persyaratan peluang untuk diterima cukup besar.
“Tidak ada anak yang tidak bersekolah, SPMB akan mengakomodir siswa sesuai tempat tinggal,” pungkasnya.
Kasi Kurikulum Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB Muazam menambahkan, siswa yang lolos seleksi pada jalur afirmasi da perpindahan akan diumumkan hari ini.
Siswa yang dinyatakan lolos atau diterima pada jalur afirmasi dan perpindahan akan daftar ulang pada 18-sampai 19 Juni,” pungkasnya.**
Editor : Pujo Nugroho