Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Orang Tua Keluhkan SPMB Jalur Domisili SMA, Sekolah Asal Jadi Acuan, Bukan Tempat Tinggal

Ali Rojai • Selasa, 1 Juli 2025 | 20:09 WIB
Sejumlah orang tua mendaftarkan anaknya pada SPMB jalur domisili di SMAN 1 Mataram, Selasa (1/7).
Sejumlah orang tua mendaftarkan anaknya pada SPMB jalur domisili di SMAN 1 Mataram, Selasa (1/7).

LombokPost- Proses penerimaan siswa baru jenjang SMA tahun ini menuai sorotan. Sejumlah orang tua mengeluhkan anak mereka tak bisa mendaftar ke sekolah terdekat karena sistem zonasi yang mengacu pada domisili sekolah asal, bukan tempat tinggal terkini.

Situasi ini menimbulkan kebingungan sekaligus kekecewaan di kalangan orang tua. Sebab, jalur domisili semestinya mengacu pada alamat terkini calon siswa, yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan domisili.

Namun, dalam praktiknya, sejumlah sekolah justru menjadikan zonasi SMP sebagai acuan zonasi untuk jenjang SMA.

Kasi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB Muazam mengatakan, perlakuan ini memang diterapkan di beberapa sekolah. Alasannya untuk menghindari penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah tersebut.

“Perlakuan untuk menggunakan domisili SMP sebelumnya tempat anak mereka belajar sebelumnya berlaku di beberapa sekolah di NTB. Alasannya, untuk menghindari terjadinya penumpukan di sekolah tersebut,” kata Muazam.

Beberapa sekolah yang menerapkan kebijakan tersebut antara lain, di Kota Mataram ada SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 5, dan SMAN 9 Mataram.

Di Kabupaten Lombok Barat meliputi SMAN 1 Narmada dan SMAN 1 Gerung.

Di Kabupaten Lombok Tengah ada SMAN 1 Praya dan SMAN 4 Praya. Sedangkan di Kabupaten Lombok Timur, berlaku di SMAN 1 Selong, SMAN 2 Selong, dan SMAN 1 Masbagik.

Muazam mengimbau orang tua yang mengalami kendala saat mendaftarkan anak melalui jalur domisili agar segera melapor ke Dikbud NTB.

Seorang calon siswa usai daftar jalur domisili pada SPMB di SMAN 1 Mataram, Selasa (1/7).
Seorang calon siswa usai daftar jalur domisili pada SPMB di SMAN 1 Mataram, Selasa (1/7).

“Karena pada SPMB jalur domisili ada beberapa perlakuan khusus untuk beberapa sekolah guna menghindari terjadinya penumpukan siswa,” tutupnya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#jalur domisili #SPMB 2025 #Dikbud NTB #Keluhkan #tempat tinggal