LombokPost- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) NTB mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB segera mengisi kekosongan jabatan kepala SMA, SMK, dan SLB negeri yang masih lowong.
Kekosongan kepala sekolah (kasek) ini dinilai menghambat kelancaran proses pembelajaran dan pelayanan administrasi di sekolah.
Wakil Ketua PGRI NTB Lalu Kaharudin menegaskan, pengisian kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri ini sangat mendesak. Proses pembelajaran tidak bisa ditinggalkan begitu saja.
Harus ada kasek definitif agar pembelajaran berjalan maksimal,” tegas Kahar.
Ia menilai, keberadaan kepala SMA, SMK, dan SLB negeri sangat penting untuk mendukung proses belajar-mengajar. Selain untuk kelancaran administrasi sekolah, kepala sekolah definitif juga diperlukan dalam mengambil keputusan strategis.
“Kami minta Pemprov NTB segera isi kepala SMA, SMK, dan SLB negeri yang lowong. Kalau sudah ada calon kasek yang memenuhi syarat, kenapa harus ditunda? Lebih cepat lebih baik,” ujar Kahar.
Ia menambahkan, pengisian kepala SMA, SMK, dan SLB merupakan kewenangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB.
Karena itu, pihak Dikbud harus proaktif mencari figur-figur guru yang layak dan memenuhi kriteria untuk diangkat menjadi kasek definitif.
“Jangan sampai pembelajaran di sekolah terganggu hanya karena tidak ada kepala SMA, kepala SMK, atau kepala SLB definitif,” cetusnya.
Ia mendesak Pemprov NTB agar secepatnya menerbitkan SK Kepala SMA, SMK, dan SLB.
Menurutnya, jika sudah ada guru yang memenuhi syarat, maka proses pengangkatan tidak perlu ditunda-tunda lagi.
“Kami hanya ingin pendidikan di NTB berjalan maksimal. Segera isi kepala SMA, SMK, dan SLB agar pelayanan pendidikan tidak terganggu,” tutupnya. (jay)
Editor : Pujo Nugroho