LombokPost- Pemerintah pusat mengupayakan pengurangan angka pengangguran melalui SMK. Komitmen ini ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Abdul Mu’ti saat berkunjung ke NTB, Senin lalu (14/7).
Menteri Prof Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya pengelolaan SMK secara kolaboratif untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
“SMK harus jadi ujung tombak pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan dunia kerja,” tegasnya saat berdialog dengan Gubernur NTB.
Pemprov NTB menyambut baik komitmen itu dan siap memperkuat sinergi melalui pengembangan skill center serta kemitraan dengan industri.
Selain penguatan SMK, Mendikdasmen juga meninjau SMPN 16 Mataram yang terdampak banjir.
Ia melihat langsung kerusakan infrastruktur, berdialog dengan kepala sekolah, dan menyampaikan dukungan pemerintah pusat.
Turut hadir Sekjen Kemendikdasmen Suharti dan Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani untuk memperkuat koordinasi lintas unit kerja.
Menteri Prof Abdul Mu’ti menegaskan pendidikan vokasi dan penguatan SMK merupakan pilar utama peningkatan mutu pendidikan di daerah.
“Semua harus responsif, kolaboratif, dan aktif menyampaikan informasi yang benar ke publik,” tegasnya.
Kepala BPMP NTB Katman menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat.
“Kunjungan ini menjadi energi baru pascabencana dan bentuk evaluasi kesiapan daerah menjalankan agenda pendidikan nasional,” katanya.
Editor : Siti Aeny Maryam