LombokPost- Program Tahfiz Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat (Lobar) kini menjadi daya tarik utama bagi calon siswa yang punya bekal hafalan Alquran.
Program unggulan ini menargetkan hafalan 3, 5, hingga 15 juz, dengan tujuan melahirkan generasi qurani yang berakhlak mulia dan berilmu.
Kepala MAN Lobar Abdul Azis Faradi menjelaskan, bahwa Program Tahfiz ini dirancang untuk melanjutkan hafalan siswa yang sudah dimulai dari jenjang MTs atau SMP.
“Gayung bersambut, program ini memberi berkah bagi madrasah dan menjadi jalan mencetak generasi qurani,” ujarnya pada Kamis lalu (17/7).
Hal ini menunjukkan komitmen MAN Lobar dalam mendukung kontinuitas pendidikan agama. Setiap sore, mulai pukul 15.00 hingga 17.45 Wita, para santri tahfiz mengikuti sesi murojaah hafalan yang dipandu oleh hafidz dan hafizah berpengalaman.
Para pendamping ini sudah lama mengabdi di MAN Lobar dan secara rutin memberikan penguatan hafalan kepada siswa. Pembinaan yang konsisten ini menjadi kunci keberhasilan program.
Program Tahfiz MAN Lobar tidak hanya fokus pada penguatan hafalan, tetapi juga menjadi wadah penting untuk pembentukan karakter dan akhlak mulia.
“Kami ingin mencetak generasi qurani yang bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat iman dan akhlaknya," tambah Azis.
Filosofi ini mencerminkan visi pendidikan yang holistik di MAN Lobar. Untuk menjaga kekuatan hafalan dan disiplin, program ini dilengkapi dengan Mabit Tahfiz yang diadakan setiap malam Ahad.
Hanafi, Pembina Asrama MAN Lobar menjelaskan, pendekatan intensif dan terstruktur ini tidak hanya menarik minat santri lokal, tetapi juga menjadikan MAN Lobar sebagai rujukan dari luar daerah.
Para siswa diberi kesempatan luas untuk berkembang bersama Alquran di bawah bimbingan guru-guru yang kompeten.
“Selama mabit, pembina melakukan tasmi' dan evaluasi langsung atas hafalan santri,” jelasnya.
Seiring waktu, Program Tahfiz Alquran di MAN Lobar telah membuktikan diri sebagai salah satu program unggulan pendidikan Islam di NTB. Dengan bekal Allquran dan ilmu pengetahuan, para santri dipersiapkan untuk menjadi generasi tangguh dan berkualitas di masa depan. Siap menghadapi berbagai tantangan dengan landasan spiritual yang kuat.
Editor : Siti Aeny Maryam