LombokPost - H Achmad Jauhari kembali dipercaya menakhodai PGRI Kecamatan Selaparang untuk periode 2025-2030.
Kepala SMPN 23 Mataram ini terpilih secara aklamasi dalam Konferensi PGRI Selaparang yang digelar Rabu lalu (6/8) menandai kelanjutan kepemimpinannya yang selama ini dinilai solid dan profesional.
Acara konferensi turut dihadiri Ketua PGRI NTB Yusuf, Ketua PGRI Kota Mataram Imam Purwanto, Kabid GTK Disdik Kota Mataram Naufal Aldian, serta puluhan guru dari wilayah Kecamatan Selaparang.
Nama Jauhari di PGRI Selaparang memang tak asing. Setahun lalu, ia dipercaya menggantikan H Azizudin yang pindah tugas di Kecamatan Sekarbela.
Kini, kepercayaan itu diperkuat lewat aklamasi, tanda bahwa para anggota menaruh harapan besar atas keberlanjutan dan peningkatan program kerja PGRI Selaparang.
“PGRI Selaparang harus menjadi rumah aspirasi seluruh guru. Kami ingin membangun organisasi yang terbuka, profesional, dan akuntabel,” tegas Jauhari usai ditetapkan kembali sebagai Ketua PGRI Selaparang 2025-2030.
Ia menyebutkan, arah program PGRI Selaparang akan difokuskan pada pengembangan kompetensi guru sebagai prioritas utama.
“Sekitar 60 sampai 70 persen anggaran akan kami alokasikan untuk peningkatan kapasitas guru. Selebihnya untuk kaderisasi dan penguatan organisasi,” papar Jauhari.
Ia juga menegaskan pentingnya inovasi dalam pendanaan. Ia menyebut tak ingin terlalu bergantung pada iuran anggota.
“Kami akan mencari sponsor dan mitra yang sevisi untuk mendukung kegiatan PGRI. Tidak bisa hanya mengandalkan iuran semata,” ujar Jauhari.
Selain itu, ia berkomitmen melibatkan seluruh ranting PGRI Selaparang dalam setiap program.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pengurus cabang dan ranting agar visi besar organisasi bisa dijalankan dengan efektif.
Jauhari menegaskan pentingnya menjunjung tinggi AD/ART sebagai dasar pengambilan kebijakan. Dengan pendekatan ini ia berharap seluruh program PGRI dapat berjalan dengan baik dan berdampak langsung pada kualitas dan profesionalisme guru.(*)
Editor : Prihadi Zoldic