LombokPost- Sekolah Rakyat (SR) Sentra Paramita Lombok Barat benar-benar gratis. Tidak hanya biaya sekolah, seluruh kebutuhan sehari-hari siswa seperti makan, sabun, odol, pasta gigi hingga deodoran ditanggung penuh oleh pemerintah. Program ini membuat siswa bisa fokus belajar tanpa terbebani urusan biaya hidup.
Kepala Sekolah Rakyat Sentra Paramita, Satria Irwandi, menjelaskan bahwa biaya per siswa mencapai Rp 38 juta per tahun.
Angka ini jauh lebih besar dibanding dana BOS untuk SMP reguler yang hanya Rp 1,16 juta per siswa.
“Di SR Sentra Paramita Lombok Barat, semua kebutuhan siswa ditanggung. Mereka tinggal fokus belajar,” ujarnya, pekan lalu.
Menurut Satria, seluruh siswa berasal dari wilayah Lombok Barat. Sementara untuk warga Kota Mataram, pemerintah kota sudah menyiapkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat sendiri, hanya saja terkendala lahan.
Untuk jenjang pendidikan, Sekolah Rakyat Sentra Paramita Lombok Barat hanya menerima tingkat SMP di bawah wewenang Pemkab Lombok Barat.
Sedangkan jenjang SD ditangani melalui SKB Gunungsari, dan untuk SMA menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi NTB.
Saat ini, SR Sentra Paramita hanya menampung 100 siswa dari sepuluh kecamatan di Lombok Barat. Jika jumlah pendaftar melebihi kuota, dikhawatirkan fasilitas tidak cukup menampung.
“Yang terpenting, siswa yang diterima benar-benar terbantu. Karena sekolah ini bukan hanya gratis, tapi juga menjamin kebutuhan hidup mereka,” tegas Satria.
Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat Sentra Paramita Lombok Barat bisa diperluas.
Dengan begitu, lebih banyak siswa dari keluarga kurang mampu bisa merasakan pendidikan gratis yang lengkap.
Editor : Siti Aeny Maryam