LombokPost- SMPN 11 Mataram menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musala Nurul Jihad, Sabtu lalu (13/9).
Kegiatan bernuansa Islami ini dipimpin langsung Kepala SMPN 11 Mataram Azizudin dan diikuti guru, tenaga kependidikan, serta ratusan siswa.
Acara diawali dengan pembacaan sholawat, asmaul husna, salat Dhuha, hingga ceramah singkat tentang keteladanan Rasulullah.
Menurut Azizudin, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan siswa kepada Nabi dan meneladaninya.
“Pendidikan tidak hanya di kelas, tapi juga melalui peringatan hari besar Islam seperti Maulid ini,” ujar Aziz.
Selain acara religius, SMPN 11 Mataram juga menghadirkan tradisi lokal begibung (makan bersama).
Tradisi khas Lombok ini dilakukan dengan membawa dulang berisi aneka hidangan yang ditutupi tembolak, kemudian disantap bersama usai doa dan zikir.
Menurut Azizudin, tradisi membawa dulang bukan sekadar budaya, tetapi juga sarana pendidikan karakter, kebersamaan, dan syiar Islam.
Wakasek Kesiswaan SMPN 11 Mataram Hakki Khaermain menegaskan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tradisi begibung mengajarkan nilai persatuan, gotong royong, dan kebersamaan antarwarga sekolah.
“Begibung dari dulang sarat makna, tradisi ini harus dilestarikan,” tandasnya.(*)
Editor : Redaksi Lombok Post