Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMPN 16 Mataram Terapkan Program Literasi Spenabels Bersama Buku, Lawan Stigma Generasi Alpha Anti Buku

Ali Rojai • Senin, 27 Oktober 2025 | 09:18 WIB
Para siswa SMPN 16 Mataram membaca buku pada program program Literasi Spenabels Bersama Buku di halaman sekolah, pekan lalu. Program ini lawan stigma generasi alpha anti buku.
Para siswa SMPN 16 Mataram membaca buku pada program program Literasi Spenabels Bersama Buku di halaman sekolah, pekan lalu. Program ini lawan stigma generasi alpha anti buku.

LombokPost- SMPN 16 Mataram (Spenabels) terus berinovasi dalam menumbuhkan budaya baca di kalangan siswa.

Melalui program literasi bertajuk “Spenabels Bersama Buku,” sekolah ini berupaya mematahkan stigma bahwa generasi alpha anti buku dan tidak suka membaca.

Kepala SMPN 16 Mataram Burhanuddin menegaskan, program literasi Spenabels Bersama Buku menjadi langkah strategis untuk membangkitkan minat baca siswa.

“Kami ingin mengubah stigma bahwa generasi alpha tidak suka membaca. Faktanya, mereka hanya perlu ruang yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan buku,” ujar Burhanuddin, pekan lalu.

Program Spenabels Bersama Buku dilaksanakan setiap hari Sabtu selama tiga jam pelajaran. Kini, di pekan kedua pelaksanaannya, antusiasme siswa SMPN 16 Mataram meningkat di luar perkiraan.

Para guru menyaksikan langsung bagaimana anak-anak yang selama ini dianggap jauh dari buku justru larut menikmati bacaan yang mereka pilih sendiri.

 “Dari dialog kecil bersama mereka, kami tahu banyak siswa sudah memiliki kebiasaan membaca yang baik. Bahkan, ada yang meminta buku-buku sejarah, ideologi, dan karya sastra dari penulis terkenal,” kata Burhanuddin.

Fenomena ini menunjukkan Generasi Alpha di SMPN 16 Mataram mampu menikmati bacaan mendalam, bukan hanya konten digital singkat. Menariknya, di tengah riuhnya kegiatan literasi dan storytelling, tampak beberapa siswa difabel tunawicara ikut berbagi cerita melalui bahasa isyarat.

Aktivitas inklusif ini hasil kerja sama dengan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Isyarat NTB yang mendampingi murid istimewa agar bisa berpartisipasi aktif dalam program literasi SMPN 16 Mataram.

Dukungan juga datang dari komunitas literasi seperti Teman Baca NTB dan Langit Cerah Projek (LCP) yang membawa beragam koleksi buku menarik serta menjadi fasilitator kegiatan.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menghidupkan semangat literasi di sekolah kami,” kata Burhanuddin.

Melalui program literasi Spenabels Bersama Buku, SMPN 16 Mataram berhasil membuktikan bahwa Generasi Alpha bukan anti baca, melainkan generasi yang siap tumbuh bersama buku.

Burhanuddin berharap, gerakan literasi ini menjadi inspirasi untuk terus memperkuat budaya membaca di kalangan siswa. Dengan semangat literasi yang terus tumbuh, SMPN 16 Mataram menegaskan komitmennya membangun generasi alpha yang cerdas, inklusif, dan gemar membaca.(*)

 

 

Editor : Jelo Sangaji
#Generasi Alpha #literasi #buku #SMPN 16 Mataram #budaya baca #stigma #minat baca #difabel #spenabels