LombokPost- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat program prioritas pendidikan nasional dengan meluncurkan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning.
Program Bimtek Kurikulum Pembelajaran Mendalam ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
Sekaligus memperkuat literasi, seperti literasi digital, literasi kesehatan, literasi finansial, dan literasi Alquran.
Kegiatan Bimtek Kurikulum Pembelajaran Mendalam digelar di SMPN 13 Mataram diikuti guru dan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.
Tujuannya memastikan implementasi Kurikulum Merdeka berjalan optimal dengan pendekatan yang mendorong siswa memahami konsep secara utuh, berpikir kritis, dan mampu memecahkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Syarafudin menegaskan, pentingnya kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Tantangan masa depan menuntut anak-anak tidak hanya pintar di kelas, tapi juga cakap dalam kehidupan. Karena itu, literasi ini harus menjadi bagian dari kegiatan belajar mengajar,” ujar Syarafudin.
Menurutnya, penguatan literasi pendidikan melalui Bimtek Kurikulum Pembelajaran Mendalam akan diintegrasikan dalam proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan pembelajaran tematik.
Dengan penguatan literasi, sekolah diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul akademik. Tetapi juga sehat mental dan fisik, berkarakter kuat, dan berdaya saing global.
“Pendidikan bukan sekadar nilai di rapor, tetapi tentang kemampuan hidup yang bermakna. Literasi ini menjadi pondasi penting membentuk generasi tangguh masa depan,” tutupnya. (*)
Editor : Kimda Farida