LombokPost- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram menargetkan seluruh kekosongan jabatan kepala SD dan SMP akan diisi paling lambat Desember 2025.
Langkah ini menjadi prioritas untuk memastikan roda organisasi dan kepemimpinan sekolah berjalan optimal tanpa gangguan.
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf menegaskan, proses seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tengah berlangsung dan hasilnya akan menjadi dasar pengisian jabatan kepala sekolah (kasek) yang masih kosong.
“Kami sudah memproyeksikan agar seluruh posisi kepala SD dan SMP yang lowong bisa tuntas paling lambat bulan Desember,” ujar Yusuf.
Menurutnya target ini ditetapkan agar kepala sekolah baru dapat langsung bertugas efektif pada awal semester berikutnya. Dengan begitu, program kerja dan kegiatan belajar di sekolah tidak akan terganggu.
Dari total 96 guru yang mengikuti seleksi BCKS, sebanyak 48 guru akan dipilih untuk mengikuti diklat di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) NTB).
“Diklatnya hanya berlangsung sepuluh hari. Setelah itu, kita langsung tempatkan kepala sekolah baru di sekolah-sekolah yang kosong,” jelas Yusuf.
Ia menambahkan, nama-nama yang akan ditetapkan sebagai kepala sekolah merupakan hasil seleksi ketat yang menilai aspek kompetensi manajerial, kepemimpinan, dan integritas.
Para guru yang lolos diyakini mampu menjalankan peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Mataram.
Sebelumnya, sejumlah sekolah mengisi posisi kasek lowong dengan Pelaksana Tugas (Plt). Namun, keberadaan kepala sekolah definitif dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan program pendidikan.
“Dengan terisinya jabatan kepala SD dan SMP secara definitif, kami berharap manajemen sekolah berjalan lebih baik dan pelayanan pendidikan semakin optimal,” pungkas Yusuf.
Asisten I Setda Kota Mataram H Lalu Martawang mendorong agar pengisian kasek lowong segera dilakukan. Karena menurutnya, kasek yang lowong ini sudah terlalu banyak dan diisi oleh Plt terlalu lama.
“Lebih cepat lebih baik,” pungkasnya.(*)
Editor : Rury Anjas Andita