LombokPost- Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat (Lobar) memiliki cara unik dalam mengenali potensi peserta didiknya. Melalui tes DNA Talent, sekolah ini berupaya memetakan bakat alami siswa sejak dini.
Tes DNA Talent di SRMP 18 Lobar menjadi langkah strategis untuk mengembangkan potensi anak secara menyeluruh.
Kepala Sekolah SRMP 18 Lombok Barat, Satria Irwandi, menegaskan bahwa setiap anak memiliki keunikan yang harus ditemukan dan dikembangkan dengan pendekatan yang tepat.
“Tidak semua anak unggul di bidang yang sama. Tugas kami adalah membantu mereka menemukan jati diri dan potensi terbaiknya,” ujar Satria.
Dengan hasil tes DNA Talent, guru dan orang tua dapat bekerja sama untuk memberikan pendampingan sesuai minat dan kecenderungan anak. Hasilnya pun menggembirakan, sejumlah siswa menunjukkan kemampuan luar biasa di bidang sains dan bahasa Inggris.
Bahkan, ada yang berhasil lolos mewakili sekolah ke Olimpiade Bahasa Inggris di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Keberhasilan ini membuktikan bahwa potensi anak Lobar tidak kalah bersaing di tingkat nasional, asalkan diberikan dukungan dan arahan yang tepat.
Namun, Satria menekankan potensi anak tidak hanya terletak pada bidang akademik. Beberapa siswa juga memiliki keunggulan di bidang kinestetik dan olahraga. Untuk itu, SRMP 18 Lobar menyediakan berbagai klub minat dan bakat non-akademik, seperti klub renang, lari, dan wall climbing.
Melalui program ini, siswa didorong untuk menyalurkan energi positif, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mengasah karakter disiplin dan sportivitas.
Pendekatan holistik ini sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak generasi yang berkarakter, inklusif, solutif, dan adaptif (Bisa), sesuai motto yang menjadi semangat utama SRMP 18 Lobar.
“Kami percaya, anak yang bahagia dan dihargai keunikannya akan tumbuh menjadi pribadi berprestasi dan siap menghadapi masa depan,” tegas Satria.
Langkah inovatif SRMP 18 Lobar melalui tes DNA Talent menjadi inspirasi baru bagi dunia pendidikan di NTB. Tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga pada potensi alami anak sebagai modal untuk membangun generasi unggul, mandiri, dan percaya diri.(*)
Editor : Rury Anjas Andita