Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tim PKM UNW Mataram Latih Pelaku Usaha IRT Kelola Keuangan Lewat Buku Kas Digital

Ali Rojai • Kamis, 13 November 2025 | 16:09 WIB
Tim PKM UNW Mataram bersama mahasiswa di sela-sela melatih pelaku usaha IRT terkait manajemen usaha berbasis buku kas digital di Lingkungan Babakan Kebon, Kelurahan Babakan, Kota Mataram.
Tim PKM UNW Mataram bersama mahasiswa di sela-sela melatih pelaku usaha IRT terkait manajemen usaha berbasis buku kas digital di Lingkungan Babakan Kebon, Kelurahan Babakan, Kota Mataram.

LombokPost- Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian pelaku Industri Rumah Tangga (IRT), Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram menggelar Pelatihan Manajemen Usaha Berbasis Buku Kas Digital di Lingkungan Babakan Kebon, Kelurahan Babakan, Kota Mataram.

Kegiatan ini diikuti seluruh anggota Kelompok Usaha IRT “Putra Jaya” yang memproduksi keripik singkong.

Pelatihan bertujuan membekali pelaku usaha agar mampu mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha secara tertib dan sistematis melalui buku kas digital yang mudah diakses lewat ponsel pintar.

Ketua Tim PKM Dr. Hernawati, SP., M.Si, menjelaskan, penggunaan buku kas digital sangat penting untuk meningkatkan efisiensi usaha kecil.

“Buku kas digital adalah pintu masuk menuju manajemen keuangan yang tertib dan transparan. Dengan sistem digital, pelaku usaha bisa melacak alur kas, menghitung keuntungan secara real-time, serta memiliki data akurat untuk pengembangan usaha,” jelas Hernawati.

Dosen UNW Mataram sekaligus narasumber ini juga menekankan pentingnya transformasi digital dalam sektor usaha mikro.

“Pelaku usaha IRT harus adaptif terhadap teknologi. Semangat dan kreativitas saja tidak cukup. Digitalisasi usaha melalui buku kas digital adalah langkah nyata menuju literasi finansial dan digital,” tegas Hernawati.

Ia pun mengapresiasi dukungan berbagai pihak.

“Kami berterima kasih kepada DPPM Kemdiktisaintek, LPPM UNW, dan Fakultas Pertanian UNW Mataram atas kolaborasi dan dukungannya. Semoga pelatihan ini memberi manfaat nyata bagi pelaku Industri Rumah Tangga di Kota Mataram,” harap Hernawati.

Sementara itu, Elita Maydasari, SP., M.Si, anggota Tim PKM sekaligus pakar Agribisnis UNW Mataram menilai teknologi keuangan sederhana seperti buku kas digital mampu menjembatani pelaku IRT untuk lebih tertib dalam pencatatan keuangan.

“Ketika laporan keuangan sudah rapi dan terdokumentasi, kelompok usaha IRT akan lebih mudah dipercaya oleh perbankan maupun mitra bisnis,” ujar Elita.

Baca Juga: Universitas Bumigora Bersama Ditjen Risbang Kemendiktisaintek RI Gelar Sosialisasi dan Pemutakhiran Data SINTA, GARUDA dan ARJUNA

Hal senada disampaikan Suburi Rahman, STP., MP, pakar Teknologi Hasil Pertanian UNW Mataram. Ia menekankan pentingnya disiplin dalam manajemen keuangan.

 “Pelaku usaha perlu membuat perencanaan keuangan, mencatat transaksi harian, memisahkan keuangan pribadi, menyiapkan dana darurat, dan rutin mengevaluasi usaha,” kata Rahman.

Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui DPPM Kemdiktisaintek, bekerja sama dengan LPPM dan Fakultas Pertanian Universitas Nahdlatul Wathan Mataram.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat literasi digital dan finansial pelaku usaha kecil di Kota Mataram. (*)

 

 

 

 

Editor : Kimda Farida
#Kota Mataram #kelola keuangan #Pengabdian kepada masyarakat #ibu rumah tangga #UNW Mataram #literasi financial #buku kas digital #pelaku usaha #usaha mikro