Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dikbud NTB Siapkan Skill Center 2026 untuk Perkuat Kompetensi Siswa SMK

Ali Rojai • Jumat, 14 November 2025 | 19:13 WIB
Kabid Pembinaan SMK Dikbud NTB Supriadi
Kabid Pembinaan SMK Dikbud NTB Supriadi

LombokPost- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB tengah menyiapkan pembentukan Skill Center 2026 untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK.

Skill Center ini akan menjadi pusat pelatihan yang fokus pada penguatan kemampuan teknis dan vokasi. Program Skill Center digagas untuk membantu siswa yang masih kurang kompetensi sekaligus mematangkan persiapan mereka sebelum terjun ke dunia kerja.

Kabid Pembinaan SMK Dikbud NTB Supriadi menjelaskan, Skill Center 2026 dirancang sebagai wadah pelatihan yang dapat mengakomodasi bakat dan minat siswa.

Menurutnya, Skill Center akan menjadi ruang penting bagi siswa yang membutuhkan penguatan kompetensi tambahan.

“Skill Center itu nantinya tempat bagi anak-anak yang kurang kompetensi untuk mendapatkan penguatan yang mereka butuhkan,” jelas Supriadi.

Pelaksanaan Skill Center akan diprioritaskan untuk SMK yang telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Namun, SMK yang belum memiliki LSP tetap bisa ikut serta dengan bermitra bersama sekolah yang sudah tersertifikasi.

Supriadi menegaskan, bahwa Skill Center sangat penting dalam mematangkan kesiapan siswa sebelum mengikuti seleksi sertifikasi profesi.

“Skill Center bisa dimanfaatkan untuk warming up atau try out beberapa hari agar mereka tidak kaget saat mengikuti sertifikasi,” ujar Supriadi.

Selain itu, Skill Center juga akan mengurangi ketergantungan sekolah pada Balai Latihan Kerja (BLK). Dengan adanya Skill Center di lingkungan SMK, pelatihan bisa dilakukan lebih dekat dan efisien.

“Mereka tidak perlu lagi ke BLK. Pelatihan bisa dilakukan langsung di Skill Center yang ada di SMK,” tutur Supriadi.

Saat ini, dari total 329 SMK di NTB, baru 11 sekolah yang memiliki LSP. Jumlah tersebut menurut Supriadi masih sangat kurang. Karena itu, Skill Center diharapkan menjadi motor penguatan jejaring antara sekolah LSP dan sekolah lainnya.

“Sekolah-sekolah lain bisa bermitra dan berjejaring dengan sekolah LSP yang memiliki Skill Center,” kata Supriadi.

Ditambahkan, Skill Center menjadi salah satu langkah strategis Dikbud NTB dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan memastikan lulusan SMK lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Meningkatkan kompetensi #blk #Sertifikasi #Lembaga Sertifikasi Profesi #siswa smk #try out #Dikbud NTB #keterampilan #skill center #penguatan