LombokPost- Perayaan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) di SDN 19 Cakranegara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Salah satu kegiatan yang paling mencuri perhatian adalah lomba ekor naga, permainan sederhana yang menjadi ikon utama perayaan tahun ini. Lomba ekor naga dianggap mampu memperkuat nilai kolaborasi dan kekompakan para pendidik.
Kepala SDN 19 Cakranegara Sri Hartini menjelaskan, lomba ekor naga dipilih karena mencerminkan pentingnya kerja kolektif di lingkungan pendidikan.
“Melalui lomba ekor naga, guru diajak bekerja bersama, saling menguatkan, dan menjaga kekompakan,” ujar Sri.
Ia menambahkan, menjaga ekor naga agar tidak putus menggambarkan bagaimana memajukan pendidikan membutuhkan kolaborasi erat antarguru. Nilai tersebut sejalan dengan semangat HUT PGRI dan HGN yang menekankan persatuan dan soliditas profesi pendidik.
Selain lomba ekor naga, sekolah juga menggelar lomba memukul balon air dengan mata tertutup. Perlombaan ini membawa pesan simbolis tentang peran guru sebagai penerang bagi murid-muridnya.
“Guru harus menjadi penerang dalam kegelapan. Ketika murid belum tahu arah dan tujuan, guru hadir untuk membimbing,” kata Sri.
Perayaan HUT PGRI dan HGN di SDN 19 Cakranegara juga melibatkan seluruh murid melalui berbagai permainan tradisional. Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan menjaga kelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah.
Sri menegaskan, perayaan HUT PGRI dan HGN tahun ini memperkuat tentang pentingnya kekompakan guru, pengabdian tanpa batas, dan pelestarian budaya.
Suasana kekeluargaan yang tercipta sepanjang acara menjadikan SDN 19 Cakranegara semakin solid dalam menjalankan misi pendidikannya.
Editor : Siti Aeny Maryam