LombokPost - Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Aziziyah Kapek, Lombok Barat (Lobar) mengajukan tiga program studi baru sebagai upaya pengembangan perguruan tinggi keagamaan di daerah itu.
Kampus yang selama ini hanya membuka Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) kini menyiapkan ekspansi akademik untuk memperkuat fondasi menuju status institut, bahkan universitas.
Ketua STIT Al-Aziziyah Muhammad Nasir menegaskan, pengajuan tiga prodi baru dilakukan untuk menjawab kebutuhan penguatan lembaga pendidikan berbasis pesantren. Hingga November, kampus masih menjalankan satu program studi, yakni PAI.
Tiga prodi baru yang diajukan meliputi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT), Ilmu Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Khusus IAT, prodi ini disiapkan untuk memperkuat karakter pesantren tahfiz yang menjadi ciri khas Yayasan Al-Aziziyah.
“STIT Al-Aziziyah ajukan tiga prodi baru bukan hanya untuk menambah jumlah pilihan studi, tetapi juga untuk memperluas sumbangsih kampus bagi pendidikan Islam di NTB,” ujar Nasir.
Dengan penambahan tiga program studi tersebut, struktur akademik kampus akan berubah signifikan. Nantinya terbentuk tiga fakultas baru, yaitu Fakultas Tarbiyah yang membawahi PAI dan PGMI, serta Fakultas Syariah dengan Prodi HKI dan Ilmu Al-Quran dan Tafsir.
Nasir mengatakan, setelah pengajuan tiga prodi baru ini, kampus akan kembali mengembangkan program Tadris sebagai rencana jangka panjang.
Langkah tersebut menjadi strategi agar STIT Al-Aziziyah dapat meningkat statusnya menjadi institut, kemudian berkembang menuju universitas.
“Pembukaan tiga prodi baru ini menjadi fondasi kuat bagi visi besar STIT Al-Aziziyah,” ujar Nasir.
Dengan penguatan kelembagaan tambah Nasir, STIT Al-Aziziyah diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperluas layanan pendidikan tinggi Islam, serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat lokal dan nasional.
Editor : Prihadi Zoldic