Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMKN 1 Kediri Lahirkan Wira Usaha Muda dari Bangku Sekolah, Pamerkan Produk Unggulan di Unjuk Karya PKK 2025

Hamdani Wathoni • Senin, 22 Desember 2025 | 06:00 WIB
DAPAT APRESIASI: Kepala SMKN 1 Kediri Siti Dhomroh bersama pejabat Dinas Dikbud Provinsi NTB saat unjuk karya Program Proyek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) Tahun 2025 di SMKN 1 Kediri, Sabtu (20/12).
DAPAT APRESIASI: Kepala SMKN 1 Kediri Siti Dhomroh bersama pejabat Dinas Dikbud Provinsi NTB saat unjuk karya Program Proyek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) Tahun 2025 di SMKN 1 Kediri, Sabtu (20/12).

LombokPost – Branding SMK sebagai pencetak tenaga kerja siap pakai kian bergeser ke arah kemandirian ekonomi. SMKN 1 Kediri membuktikan hal tersebut melalui gelaran Unjuk Karya Program Proyek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) Tahun 2025, Sabtu (20/12).

Tak sekadar pameran, ajang ini menjadi panggung bagi para siswa untuk menunjukkan taringnya sebagai calon wirausahawan muda.

“Unjuk Karya ini adalah muara dari rangkaian panjang pembelajaran berbasis proyek yang didukung bantuan pemerintah tahun 2025 melalui program proyek kreatif dan kewirausahaan,” jelas Kepala SMKN 1 Kediri Siti Dhomroh, S.Pd., M.Pd.

Sebelum puncak acara, para siswa telah digembleng melalui tujuh kali workshop intensif. Kepala sekolah menegaskan pihaknya ingin siswa tidak hanya pandai membuat produk, tapi juga paham proses bisnis, cara melayani konsumen, hingga membangun mental wirausaha yang tangguh.

Pada acara unjuk karya ini, halaman sekolah disulap menjadi etalase bisnis. Berbagai produk kreatif hasil racikan tangan siswa dipamerkan di hadapan Kepala Bidang Pembinaan SMK Dikbud NTB, Supriadi, perwakilan camat, hingga mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Upaya keras sekolah ini membuahkan hasil manis. Siti mengungkapkan, dari total 252 siswa yang ada, mayoritas lulusan tahun sebelumnya telah berhasil terserap di dunia kerja. "Alhamdulillah, hampir seluruh lulusan tahun lalu sudah bekerja di DUDI. Ini membuktikan kompetensi siswa kita diakui pasar," tambahnya.

SMKN 1 Kediri saat ini memiliki tiga kompetensi keahlian yang semuanya memiliki unit usaha produktif Agribisnis Landscape Pertamanan yang dinamakan Flora Asri. Usaha ini fokus pada desain taman, perawatan tanaman hias, hingga jasa lanskap yang sudah layak jual ke masyarakat umum.

Kemudian ada unit usaha desain Komunikasi Visual atau Digiprint Studio yang melayani jasa fotografi, cetak banner, sablon, hingga pembuatan konten video dan aksesori.

Ketiga ada unit usaha Fast Tech Services bidang Teknik Komputer dan Jaringan yang meyediakan jasa servis laptop, pemasangan CCTV, hingga instalasi jaringan dan running text.

"Sesuai arahan Pemerintah Provinsi, lulusan SMK harus bisa bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan pendidikan. Kami mendorong siswa berani buka usaha sendiri agar mereka tidak hanya mencari kerja, tapi justru menciptakan lapangan kerja," ungkap Kepala SMKN 1 Kediri.

Apresiasi tinggi disampaikan Kabid Pembinaan SMK Dikbud NTB Supriadi, M.Pd. Ia menilai apa yang dilakukan SMKN 1 Kediri adalah implementasi nyata dari kebijakan link and match antara sekolah dan industri.

"Pembelajaran di SMK itu wajib menghasilkan produk. SMKN 1 Kediri adalah contoh nyata bagaimana aktivitas produktif di sekolah bisa berjalan berkelanjutan," ujar Supriadi.

Ia optimistis, melalui kreativitas dan inovasi seperti ini, lulusan SMK mampu menjadi motor penggerak menuju visi NTB Makmur Mendunia.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah vokasi lain di Lombok Barat untuk terus berinovasi, mengingat tantangan dunia kerja di masa depan yang menuntut keahlian spesifik dan jiwa kepemimpinan dalam berbisnis.

Editor : Rury Anjas Andita
#Lombok Barat #DUDI #SMKN 1 Kediri #Provinsi NTB