Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMPN 15 Mataram Jadi Rujukan BPMP Bali, Program Tumbox hingga Pendidikan Antikorupsi Disorot

Ali Rojai • Kamis, 25 Desember 2025 | 05:15 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost- SMPN 15 Mataram (Libels) kembali menjadi rujukan praktik baik pengelolaan pendidikan. Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali melakukan kunjungan studi tiru ke SMPN 15 Mataram, Senin lalu (22/12), untuk mendalami inovasi program sekolah dan tata kelola pendidikan yang telah diterapkan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan BPMP Bali meninjau langsung profil sekolah, mulai dari akurasi data siswa, data guru, hingga tenaga kependidikan. Studi tiru ini juga difokuskan pada keberhasilan Libels membangun ekosistem sekolah yang sehat dan berkarakter.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian utama BPMP Bali adalah Program Tumbox (Gerakan Membawa Tumbler dan Lunchbox). Program ini dinilai sebagai langkah konkret SMPN 15 Mataram dalam mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai di lingkungan sekolah.

Selain kepedulian lingkungan, SMPN 15 Mataram juga menanamkan nilai integritas dan kejujuran siswa melalui penerapan Program Kartu Kejujuran serta integrasi kurikulum Pendidikan Anti Korupsi dalam kegiatan pembelajaran.

BPMP Bali turut mengapresiasi sejumlah program unggulan lainnya, seperti Sekolah Ramah Anak (SRA) yang menciptakan suasana belajar aman dan nyaman,

Gerakan Sekolah Sehat dan PJAS Aman untuk memastikan pangan jajanan anak sekolah memenuhi standar kesehatan, serta penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan sekolah.

Pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai dasar evaluasi dan perbaikan mutu pembelajaran juga menjadi perhatian dalam studi tiru tersebut. Pendekatan berbasis data ini dinilai mampu mendorong inovasi pendidikan yang lebih tepat sasaran.

Kepala SMPN 15 Mataram Sri Wahyu Indriani menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan, capaian sekolah merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah dalam membangun budaya positif dan berkelanjutan.

“Kami merasa terhormat atas kunjungan BPMP Bali. Fokus kami di SMPN 15 Mataram bukan hanya pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan pembiasaan hidup sehat. Melalui program seperti Tumbox dan Kartu Kejujuran, kami ingin menanamkan nilai tanggung jawab dan integritas sejak dini kepada siswa,” ujar Sri.

BPMP Bali saat melakukan kunjungan studi tiru ke SMPN 15 Mataram, Senin lalu (22/12). SMPN 15 Mataram jadi rujukan BPMP Bali, program Tumbox hingga Pendidikan Antikorupsi disorot.
BPMP Bali saat melakukan kunjungan studi tiru ke SMPN 15 Mataram, Senin lalu (22/12). SMPN 15 Mataram jadi rujukan BPMP Bali, program Tumbox hingga Pendidikan Antikorupsi disorot.

Ia menambahkan, keterbukaan terhadap data, baik melalui profil sekolah maupun rapor pendidikan, menjadi kunci utama dalam melahirkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Sampah Plastik #BPMP Bali #pendidikan antikorupsi #SMPN 15 Mataram #Program Tumbox #jadi rujukan #Gerakan Membawa Tumbler dan Lunchbox #kawasan tanpa rokok (KTR) #kurikulum #siswa