LombokPost- SMPN 6 Mataram serius menyongsong Tes Kemampuan Akademik (TKA) April 2026. Sekolah memastikan 430 siswa kelas 9 didaftarkan secara kolektif pada 19 Januari mendatang untuk mengikuti ajang tersebut.
Langkah ini diambil usai evaluasi hasil TKA jenjang SMA dan SMK sebelumnya yang dinilai belum maksimal. Persiapan kini dibuat lebih terukur agar hasil TKA Kota Mataram dan NTB tidak kembali menurun.
Plt Kepala SMPN 6 Mataram Cahyo Wirawan menegaskan, persiapan kali ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya menjaga peringkat pendidikan Kota Mataram dan NTB.
Mendukung pelaksanaan TKA berbasis komputer, sekolah menambah 10 unit komputer baru guna melengkapi laboratorium. Dengan tambahan tersebut, sekolah mampu mengoptimalkan simulasi secara lebih efisien.
“Dengan jumlah siswa kelas 9 mencapai 430 orang, kami menerapkan strategi pinjam pakai komputer dari guru dan siswa. Dampaknya, simulasi yang sebelumnya harus dilakukan tiga sesi, kini bisa dipadatkan menjadi dua sesi,” jelas Cahyo.
Dari sisi akademik, sekolah membentuk tim khusus yang fokus pada latihan soal setara standar daerah. Sekolah ini diuntungkan dengan keberadaan Devi Kamilia, salah satu guru yang juga penyusun soal TKA tingkat daerah.
Keahlian tersebut dimanfaatkan untuk menyusun materi latihan dengan tingkat kesulitan dan pola mendekati soal asli agar siswa kelas 9 lebih siap menghadapi ujian sesungguhnya.
“Latihan ini kami rancang agar siswa terbiasa dengan karakter soal TKA, bukan sekadar hafalan,” ujar Cahyo.
Memasuki Februari hingga Maret, sekolah akan memberlakukan jam pengayaan bagi siswa kelas 9. Meski waktu efektif hanya sekitar satu bulan karena terpotong libur Ramadan dan Lebaran, pihak sekolah tetap optimistis menghadapi jadwal TKA April.
Tak hanya mengandalkan guru internal, persiapan juga diperkuat dengan menggandeng lembaga profesional untuk memberikan bimbingan intensif secara terstruktur.
“Dengan berbagai langkah strategis kami optimis hasil TKA 2026 mampu berkontribusi positif terhadap prestasi pendidikan,” pungkas Cahyo.
Editor : Prihadi Zoldic