LombokPost - Menjelang Tes Kemampuan Akademik (TKA), SMPN 8 Mataram mulai mengintensifkan berbagai persiapan teknis dan nonteknis.
Langkah ini dilakukan guna memastikan 286 siswa kelas IX benar-benar siap menghadapi TKA sebagai salah satu syarat utama melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan SMK.
Kepala SMPN 8 Mataram Sulasmi mengatakan, persiapan saat ini difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana, terutama fasilitas berbasis komputer. Sekolah telah menyiapkan dua laboratorium komputer dengan masing-masing 20 unit perangkat.
“Selain perangkat komputer, kami juga memperkuat jaringan internet. WiFi SMPN 8 Mataram sedang kami optimalkan agar pelaksanaan TKA berbasis komputer berjalan lancar tanpa kendala,” ujar Sulasmi.
Terkait teknis pelaksanaan, 286 peserta TKA akan dibagi dalam dua sesi per hari selama tiga hari berturut-turut. Pembagian sesi tersebut disesuaikan dengan kapasitas ruang laboratorium yang tersedia.
Dari sisi administrasi, operator sekolah tengah menyelesaikan sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Saat ini, tercatat masih ada empat siswa yang mengalami kendala residu data karena masih terdaftar di sekolah asal.
Masalah tersebut ditargetkan rampung sebelum batas akhir validasi data TKA pada 19 Januari mendatang agar seluruh siswa terdaftar sebagai peserta resmi.
Persiapan akademik juga terus dimatangkan melalui pengayaan materi secara intensif oleh guru kelas IX. Setelah materi reguler tuntas bulan ini, siswa akan langsung dibekali simulasi pengerjaan soal (drill), termasuk strategi dan teknik mengerjakan soal secara cepat dan tepat menggunakan komputer.
Sulasmi juga merencanakan dua kali tryout TKA secara daring pada akhir Februari dan setelah Idul Fitri. Tryout ini bertujuan membiasakan siswa dengan sistem ujian daring sebelum pelaksanaan sesungguhnya.
“Tryout TKA ini wajib diikuti seluruh siswa. Kami ingin mereka benar-benar siap, baik secara mental maupun teknis saat menghadapi TKA,” tegas Sulasmi.
Ia menambahkan, hasil TKA merupakan syarat mutlak pendaftaran SMA dan SMK. Karena itu, sosialisasi kepada orang tua siswa terus ditingkatkan guna memastikan dukungan keluarga agar persiapan berjalan optimal hingga hari pelaksanaan.
Editor : Prihadi Zoldic