LombokPost - MTsN 2 Lombok Barat (Lobar) terus memantapkan langkah sebagai madrasah dengan keunggulan keislaman. Memasuki awal tahun 2026, MTsN 2 Lobar resmi memperkuat program tahfiz Alquran melalui pembinaan rutin dan intensif yang mulai berjalan sejak 12 Januari 2026.
Penguatan program tahfiz Alquran MTsN 2 Lobar ini menjadi tonggak penting dalam pembentukan karakter religius peserta didik.
Program tersebut dirancang sebagai fondasi jangka panjang untuk melahirkan generasi hafiz dan hafizah yang tidak hanya kuat secara hafalan, tetapi juga unggul dalam kualitas bacaan.
Sebagai wujud keseriusan, MTsN 2 Lobar mendatangkan pelatih khusus hafiz 30 juz yang juga tercatat sebagai juara tahfiz Alquran tingkat Provinsi NTB. Kehadiran pelatih berprestasi ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi sekaligus memperkuat standar mutu pembinaan di madrasah tersebut.
Kepala MTsN 2 Lobar Abdul Azis Faradi menegaskan, program tahfiz Alquran tidak semata mengejar jumlah hafalan. Menurutnya, kualitas bacaan sesuai kaidah ilmu qiraat harus dibangun sejak dini.
“Kita meletakkan fondasi pembinaan tahfiz quran secara rutin dan intensif. Santri dibina langsung oleh hafidz 30 Juz. Fokusnya bukan hanya hafalan, tetapi juga murajaah, tahsin, makhrajul huruf, dan tajwid,” ujar Azis.
Ia berharap program ini mampu melahirkan hafiz muda dengan bacaan yang fasih, tartil, serta sesuai tuntunan syariat. Untuk menjaga efektivitas, pihaknya menyusun jadwal pembinaan yang terstruktur setiap hari pada pukul 15.00-17.30 Wita setelah jam pelajaran reguler berakhir.
Pola ini memberi kesempatan bagi siswa untuk beristirahat sebelum kembali fokus pada pembinaan Alquran.
“Kedisiplinan waktu dan konsistensi murojaah menjadi kunci keberhasilan tahfiz quran. Dengan jadwal yang teratur, kami optimist capaian santri akan terus meningkat,” tambah Azis.
Dikatakan, penguatan program tahfiz Alquran menjadi bagian dari visi besar madrasah dalam membangun keunggulan kompetitif di bidang keislaman. Program ini juga menjadi implementasi nilai hudan linnas, menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup dan pembentuk karakter peserta didik.
Ke depan, pihaknya menargetkan lahirnya kader-kader hafiz dan hafizah yang mampu bersaing di tingkat daerah hingga nasional, sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.
Editor : Prihadi Zoldic