Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ramadan di SMPN 6 Mataram, Siswa Wajib Tadarus dan Salat Duhur Berjamaah

Ali Rojai • Rabu, 25 Februari 2026 | 22:32 WIB

Siswa SMPN 6 Mataram mendengarkan arahan ibu/bapak guru sebelum melaksanakan tadarus Alquran di sekolah setempat. Ramadan di SMPN 6 Mataram, siswa wajib tadarus dan salat duhur berjamaah.
Siswa SMPN 6 Mataram mendengarkan arahan ibu/bapak guru sebelum melaksanakan tadarus Alquran di sekolah setempat. Ramadan di SMPN 6 Mataram, siswa wajib tadarus dan salat duhur berjamaah.

LombokPost - Ramadan di SMPN 6 Mataram tahun ini terasa lebih religius. Selama Ramadan, seluruh siswa diwajibkan mengikuti tadarus pagi dan salat Duhur berjamaah sebagai bagian penguatan karakter dan literasi keagamaan.

Program Ramadan dimulai sejak awal masuk sekolah. Sebelum pelajaran berlangsung, siswa melaksanakan tadarus Alquran di halaman sekolah dengan pendampingan guru. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan pembiasaan agar siswa semakin akrab dengan Alquran.

Plt Kepala SMPN 6 Mataram Cahyo Wirawan mengatakan, Ramadan menjadi momentum strategis membentuk mental dan spiritual peserta didik.

“Program ini bertujuan memperkuat literasi Alquran dan membentuk karakter siswa yang disiplin dalam menjalankan ibadah wajib maupun sunah. Ramadan ini kami jadikan sebagai penguatan pendidikan karakter,” ujar Cahyo, Selasa (24/2).

Menurutnya, tadarus pagi dilakukan secara konsisten dengan pengawasan langsung dari guru. Para pendidik memastikan bacaan siswa sesuai kaidah tajwid. Dengan demikian, Ramadan tidak hanya menekankan kuantitas bacaan, tetapi juga kualitas.

Tak hanya tadarus, kegiatan Ramadan di SMPN 6 Mataram ditutup dengan salat Zuhur berjamaah sebelum siswa pulang. Salat Zuhur berjamaah menjadi agenda wajib meski jadwal belajar mengalami penyesuaian selama bulan puasa.

Cahyo menegaskan, pembiasaan selama Ramadan diharapkan tidak berhenti saat Lebaran tiba. Ia ingin nilai kedisiplinan, kecintaan terhadap Alquran, serta kebiasaan salat berjamaah tetap melekat dalam keseharian siswa.

“Ramadan adalah momentum emas membentuk karakter. Kami ingin anak-anak memulai hari dengan lantunan ayat suci dan menutupnya dengan salat berjamaah agar nilai spiritual itu tertanam kuat,” tegas Cahyo.

Editor : Marthadi
#SMPN 6 Mataram #program Ramadan sekolah #Salat zuhur berjamaah di sekolah #Tadarus pagi di sekolah #Ramadan di SMPN 6 Mataram #Program Ramadan di Sekolah #Penguatan Karakter Siswa #Literasi Alquran siswa