LombokPost- Suasana religius mewarnai peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di SMPN 6 Mataram yang digelar Selasa (10/3).
Kegiatan Nuzulul Quran diikuti ratusan siswa, guru, serta pegawai sebagai bagian dari penguatan literasi Alquran di bulan Ramadan.
Peringatan Nuzulul Quran berlangsung khidmat di halaman sekolah. Kegiatan ini menghadirkan penceramah Ustadz Lalu Mufti Sadri yang menyampaikan tausiah kepada para siswa tentang pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, acara Nuzulul Quran juga dihadiri Ketua Dewan Pendidikan Kota Mataram Prof Tajuddin yang memberikan dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter religius di lingkungan sekolah.
Plt Kepala SMPN 6 Mataram Cahyo Wirawan mengatakan, peringatan Nuzulul Quran tidak hanya sekadar agenda rutin tahunan.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan literasi Alquran bagi generasi muda, khususnya para siswa di SMPN 6 Mataram.
“Kami ingin menjadikan peringatan Nuzulul Quran ini sebagai sarana agar siswa semakin mencintai Alquran serta mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Cahyo.
Melalui kegiatan Nuzulul Quran, ia berharap para siswa tidak hanya memahami Alquran secara teori, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai pedoman dalam membangun karakter yang baik.
Cahyo menambahkan, kehadiran tokoh pendidikan seperti Prof Tajuddin memberikan motivasi bagi pihak sekolah untuk terus menyeimbangkan antara prestasi akademik dan pembentukan akhlak mulia.
“Kehadiran Ketua Dewan Pendidikan serta penceramah pada peringatan Nuzulul Quran ini diharapkan mampu memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahmi antara guru, pegawai, dan seluruh siswa,” tambah Cahyo.
Peringatan Nuzulul Quran merupakan bagian dari rangkaian program kesiswaan selama bulan Ramadan. Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang religius, harmonis, dan berkarakter.
Baca Juga: Tuntaskan Anak Tidak Sekolah dan Benahi Data Dapodik NTB, Prioritas Pendidikan NTB 2026
“Kami berharap siswa dapat meningkatkan literasi Alquran, memperkuat iman, serta membangun karakter positif yang menjadi bekal bagi masa depan mereka,” pungkas Cahyo.
Editor : Kimda Farida