Lombok Post- Peringatan Nuzulul Quran SMPN 23 Mataram menjadi puncak rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah di sekolah yang berada di kawasan Monjok. Dalam momentum Nuzulul Quran, sekolah tidak hanya menggelar kegiatan keagamaan, tetapi juga aksi sosial dengan membagikan 500 paket takjil kepada masyarakat.
Kegiatan Nuzulul Quran yang digelar Kamis (12/3) menjadi penutup rangkaian program Ramadan bertajuk “SMPN 23 Mataram Berbagi”. Selama bulan suci, sekolah melaksanakan berbagai kegiatan religius seperti tadarus Alquran setiap hari serta Pesantren Kilat yang berlangsung selama empat hari sejak Senin hingga Kamis.
Kepala SMPN 23 Mataram Achmad Jauhari menjelaskan, kegiatan Nuzulul Quran SMPN 23 Mataram menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan siswa.
“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan peringatan Nuzulul Quran sebagai puncak kegiatan Ramadan. Selain Pesantren Kilat, kami juga melakukan aksi sosial dengan membagikan sekitar 500 paket takjil di Jalan Bung Hatta,” ujar Jauhari.
Tidak hanya berbagi takjil, kepedulian dalam kegiatan Nuzulul Quran juga diwujudkan melalui penyaluran zakat fitrah dan paket sembako. Paket sembako diberikan kepada guru honorer serta Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan sekolah.
Sementara itu, zakat fitrah disalurkan kepada siswa yatim, siswa kurang mampu, serta masyarakat di sekitar Kelurahan Monjok. Setiap lingkungan di wilayah tersebut mendapatkan sekitar 10 kantong sembako berisi zakat fitrah yang berasal dari keluarga besar SMPN 23 Mataram.
“Harapan kami, melalui kegiatan Nuzulul Quran, siswa tidak hanya memahami nilai agama secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya saat kembali berinteraksi di tengah masyarakat,” tutup Jauhari.
Editor : Marthadi