LombokPost - Aktivitas sekolah di NTB kembali normal usai libur panjang Idulfitri. Pada hari pertama masuk, sekolah di NTB, khususnya SMA negeri, menunjukkan kesiapan maksimal dengan tingkat kehadiran guru yang tinggi. Kondisi ini membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di NTB berjalan lancar tanpa hambatan.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) NTB memastikan sekolah di NTB usai libur Lebaran langsung melaksanakan KBM. Kabid Pembinaan SMA Disdikpora NTB Muhammad Toha turun langsung melakukan pemantauan ke sejumlah sekolah untuk memastikan kesiapan KBM.
Beberapa sekolah yang dipantau antara lain SMAN 6 Mataram, SMAN 1 Lingsar, SMAN 2 Labuapi, SMAN 8 Mataram, dan SMAN 10 Mataram. Hasilnya, mayoritas guru hadir sejak hari pertama.
“Alhamdulillah, guru-guru sebagian besar sudah masuk dan berada di sekolah,” ujar Toha.
Dari hasil monitoring, kehadiran guru di sekolah NTB tergolong tinggi. Hanya di SMAN 2 Labuapi ditemukan guru yang tidak hadir. Namun, ketidakhadiran disebabkan alasan sakit dan bukan karena menambah masa libur Lebaran.
Meski begitu, KBM di NTB tetap berjalan normal. Sekolah menjalankan aktivitas sesuai jadwal tanpa gangguan. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan upacara bendera yang dilanjutkan dengan halal bihalal antara guru, staf, dan siswa.
Momentum halal bihalal menjadi tradisi penting di sekolah di NTB usai libur Lebaran. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi awal sebelum siswa kembali fokus pada pembelajaran di kelas.
Disdikpora NTB mengapresiasi kedisiplinan sekolah dan tenaga pendidik. Tingginya kehadiran guru di NTB dinilai menjadi kunci agar target kurikulum tetap tercapai sesuai jadwal.
Dengan kondisi ini, KBM di NTB usai libur Lebaran diharapkan terus berjalan optimal. Sekolah tidak perlu melakukan penyesuaian panjang, sehingga proses pembelajaran bisa langsung efektif sejak hari pertama.
Editor : Marthadi