Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Unram Genjot Program Profesor Berdampak, Siapkan Rp 100 Juta per Tim

Ali Rojai • Jumat, 10 April 2026 | 15:52 WIB
Rektor Unram Prof Sukardi menyoroti peningkatan jumlah guru besar yang harus diiringi dengan dampak nyata pada forum brainstorming Program Profesor Berdampak di Prime Park Hotel, Kamis lalu (9/4).
Rektor Unram Prof Sukardi menyoroti peningkatan jumlah guru besar yang harus diiringi dengan dampak nyata pada forum brainstorming Program Profesor Berdampak di Prime Park Hotel, Kamis lalu (9/4).

 

LombokPost- Universitas Mataram (Unram) menggenjot implementasi Program Profesor Berdampak sebagai langkah strategis menghadirkan kontribusi nyata perguruan tinggi. Melalui forum brainstorming Program Profesor Berdampak, Unram menegaskan komitmennya menjadikan riset dan keilmuan profesor lebih berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan brainstorming Program Profesor Berdampak Unram digelar di Hotel Prime Park, Kamis (9/4), dan dihadiri jajaran pimpinan serta guru besar. Rektor Unram Prof Sukardi membuka kegiatan dengan memaparkan konsep “Transformasi Kampus Berdampak”.

Dalam paparannya, Prof Sukardi menyoroti peningkatan jumlah guru besar di Indonesia yang harus diiringi dampak nyata. Menurutnya, Program Profesor Berdampak Unram hadir menjawab tantangan itu.

Baca Juga: Adaptif Perubahan Industri dan Kebutuhan Global, SMKN 4 Mataram Jadi Pusat Pendidikan Pariwisata Unggul

“Jumlah profesor terus meningkat. Tapi yang terpenting, seberapa besar dampaknya bagi masyarakat. Tidak cukup hanya publikasi, harus ada manfaat nyata,” tegas Prof Sukardi.

Melalui Program Profesor Berdampak, Unram mendorong guru besar bekerja kolaboratif lintas disiplin untuk menyelesaikan persoalan riil. Fokusnya mencakup pembangunan desa, penguatan UMKM, hingga solusi sosial berbasis riset.

“Profesor tidak lagi bekerja sendiri. Kita dorong kolaborasi lintas bidang agar dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan bisa terukur,” jelasnya.

Baca Juga: Rektor Prof Sukardi Kumpulkan Guru Besar untuk Menggerakkan Unram Sebagai Episentrum Kampus Berdampak

Selain itu, Program Profesor Berdampak Unram juga terintegrasi dengan transformasi pembelajaran. Perguruan tinggi didorong meninggalkan metode konvensional dan beralih ke pembelajaran berbasis proyek serta problem solving.

Mahasiswa, kata Prof Sukardi, harus dilibatkan dalam penyelesaian persoalan nyata agar memiliki kesiapan menghadapi dunia kerja. “Minimal ada tiga kemampuan yang harus dimiliki, yaitu kemampuan kerja, kewirausahaan, dan adaptasi,” ujarnya.

Dalam implementasinya, Unram menyiapkan dukungan pendanaan hingga Rp 100 juta per kelompok profesor. Skema ini dirancang berkelanjutan (multi-year) agar dampak Program Profesor Berdampak benar-benar terasa di masyarakat.

Baca Juga: Unram-Universitas Pancasila Teken MoU, Fokus Atasi Konflik Sosial NTB

“Yang kita ukur bukan sekadar kegiatan, tetapi perubahan nyata, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” tambahnya.

Lebih jauh, keberhasilan Program Profesor Berdampak Unram juga membutuhkan sinergi antara kampus, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pembangunan berkelanjutan.

Forum brainstorming ini turut menghadirkan narasumber seperti Prof Slamet dari Universitas Negeri Yogyakarta, Dr Adhar Hakim selaku ketua Tim Ahli Gubernur Bidang Percepatan Pembangunan, dan Prof Jauhar Fajrin dari Unram. Sesi pemaparan materi ini dimoderatori Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Sitti Hilyana.

Baca Juga: TKA SMPN 23 Mataram Lancar, Chromebook Jadi Kunci Sukses

Prof Sukardi berharap brainstorming ini menjadi langkah awal memperkuat implementasi Program Profesor Berdampak Unram. Ia menegaskan, keberhasilan program sangat bergantung pada komitmen bersama seluruh civitas akademika.

Dengan penguatan Program Profesor Berdampak, Unram optimistis mampu menghadirkan kontribusi nyata profesor dalam pembangunan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor : Akbar Sirinawa
#Unram kampus berdampak #Rektor Unram Sukardi #Riset berdampak masyarakat #Guru Besar Unram #Program Profesor Berdampak Unram