Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Unram Percepat Studi Lanjut Dosen, Target Akreditasi Internasional

Ali Rojai • Selasa, 14 April 2026 | 17:56 WIB
Rektor Unram Prof. Dr. Sukardi dan jajaran pimpinan universitas foto bersama dosen pada kegiatan rekomendasi studi lanjut di Ruang Sidang Senat, Rektorat Unram, Senin (13/4).
Rektor Unram Prof. Dr. Sukardi dan jajaran pimpinan universitas foto bersama dosen pada kegiatan rekomendasi studi lanjut di Ruang Sidang Senat, Rektorat Unram, Senin (13/4).

 

LombokPost- Universitas Mataram (Unram) mempercepat studi lanjut dosen sebagai langkah strategis dalam penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan akreditasi institusi. Melalui kebijakan ini, Unram mendorong dosen PNS maupun PPPK, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing kampus di tingkat nasional dan internasional.

Kegiatan rekomendasi studi lanjut digelar di Ruang Sidang Senat, Rektorat Unram, Senin (13/4), dipimpin langsung Rektor Unram Prof Dr Sukardi bersama jajaran pimpinan universitas.

Dalam agenda tersebut, Rektor Prof Sukardi mengungkapkan, saat ini sekitar 67 persen dosen Unram berkualifikasi magister dan 30 persen bergelar doktor. Kondisi ini dinilai perlu ditingkatkan untuk memenuhi standar akreditasi.

Baca Juga: Satu Guru Satu Siswa Putus Sekolah, Jurus Lobar Tekan Dropout

“Kami mendorong percepatan studi lanjut agar kualitas akademik semakin kuat,” tegasnya.

Ia memastikan dukungan penuh dari sisi kepegawaian, termasuk pembebasan tugas mengajar agar dosen bisa fokus menempuh pendidikan. Program ini juga diperkuat dengan kebijakan dukungan finansial. Unram menyiapkan skema bantuan hingga 90 persen biaya SPP serta tunjangan uang makan bulanan bagi dosen yang melanjutkan studi tanpa beasiswa.

Selain itu, sistem digital MyUnram akan membantu memantau perkembangan dosen, termasuk notifikasi bagi yang belum melanjutkan studi.

Baca Juga: Literasi Budaya Sasak Dikuatkan, SDN 14 Cakranegara Jadi Percontohan Multietnik

“Yakin dan percaya, jadilah idealis namun tetap realistis,” pesan Prof. Sukardi.

Dalam upaya tersebut, pimpinan kampus juga mendorong dosen untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas wawasan akademik dan membangun jejaring internasional. Pengalaman global diyakini mampu meningkatkan kualitas riset, publikasi internasional, serta kolaborasi lintas negara.

“Kami berharap semakin banyak dosen berani mengambil peluang studi di luar negeri,” ujar Prof Sukardi.

Baca Juga: Guru SMAN 8 Mataram Raih Doktor Terbaik UNY, IPK 3,96

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Prof Akmaluddin menambahkan, program ini juga bertujuan menjawab tantangan regenerasi tenaga pendidik. Dari sekitar 1.300 dosen, terdapat kesenjangan antara dosen yang mendekati masa pensiun dan dosen muda yang perlu segera meningkatkan kualifikasi.

“Kepegawaian siap mensupport penuh administrasi agar dosen fokus studi,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara dosen dan pimpinan. Salah satu peserta menyebut forum itu sebagai momentum penting untuk menyampaikan aspirasi dan berbagi pengalaman.

Baca Juga: TKA SD Mataram 2026 Siap Digelar, Jadi Penentu Masuk SMP Favorit

Menurutnya, komunikasi langsung seperti ini sangat dibutuhkan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan dosen di lapangan.

Melalui kebijakan ini, Unram menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik, memperkuat regenerasi dosen, serta memenuhi standar akreditasi nasional dan internasional.

Program ini diharapkan mampu mencetak dosen yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global, sekaligus memperkuat posisi Unram sebagai kampus berdaya saing tinggi.

Editor : Akbar Sirinawa
#Studi lanjut dosen Unram #Percepatan studi lanjut dosen Unram #Unram akreditasi internasional #SDM unggul perguruan tinggi #Universitas Mataram