LombokPost- Proses seleksi kepala SMA/SMK/SLB negeri memasuki fase penentuan.
Setelah tahapan tes akhir rampung, seleksi berlanjut ke kajian yang dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB.
Kepala Dikpora NTB Syamsul Hadi menegaskan, seluruh tahapan seleksi telah selesai.
Namun, seleksi kepala sekolah tidak berhenti pada hasil tes. Tahap pascaseleksi menjadi kunci dalam menentukan kualitas calon pemimpin sekolah.
“Yang paling penting adalah memastikan calon kepala sekolah memiliki kompetensi untuk mendorong transformasi pendidikan yang bermutu,” ujar Syamsul pada Lombok Post.
Baca Juga: Siswa MTsN 2 Lobar Bersinar di SMARSI 2026, Bukti Madrasah Unggul Sains
Dalam mekanisme pengisian jabatan, penempatan kepala sekolah baru akan dilakukan secara objektif.
Evaluasi dilakukan terhadap kepala sekolah yang telah menjabat dua periode atau delapan tahun, termasuk posisi yang selama ini diisi pelaksana tugas (Plt).
Semua proses dalam seleksi kepala sekolah harus selaras dengan regulasi agar hasilnya kredibel dan tidak menimbulkan polemik.
“Kita harus objektif. Jika memang layak, maka akan kita tugaskan dalam skema penempatan kepala sekolah baru ini,” tegasnya.
Terkait isu pergeseran kepala sekolah yang telah menjabat dua periode, Syamsul menyebutkan masih melakukan kajian lanjutan.
Fokus tetap pada kepatuhan terhadap aturan dalam proses seleksi kepala sekolah di NTB agar tidak menimbulkan kegaduhan di lingkungan pendidikan.
Baca Juga: UMMAT Luncurkan Program Inkubasi Bisnis 2026 Bersama Baznas NTB
Sementara itu, waktu pelaksanaan penempatan kepala sekolah baru juga belum diputuskan.
Apakah dilakukan sebelum atau sesudah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), masih dalam tahap analisis.
“Kami tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan penting ini,” katanya.
Dikpora NTB memastikan setiap langkah dalam seleksi kepala sekolah dilakukan dengan kajian matang dan pertimbangan teknis yang kuat.
Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan potensi keresahan di lapangan sekaligus memastikan hasil penempatan tepat sasaran.
Baca Juga: Wisuda ke-11, Undikma Cetak Lulusan Unggul
Dengan proses yang ketat dan berbasis regulasi, seleksi kepala sekolah diharapkan menjadi fondasi dalam mendorong transformasi pendidikan NTB.
“Penempatan kepala sekolah baru nantinya diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan dan tata kelola sekolah yang lebih profesional di masa depan,” pungkasnya.
Editor : Kimda Farida