LombokPost- Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) terus digenjot untuk membentuk disiplin siswa. Melalui implementasi 7 KAIH, sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci agar kebiasaan positif siswa terbentuk sejak dini. Program 7 KAIH kini mulai diterapkan secara masif di berbagai sekolah di NTB.
Tercatat, sebanyak 32 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB telah menjalankan 7 KAIH. Program ini menekankan pentingnya pengawasan aktivitas harian siswa, mulai dari bangun pagi, ibadah, hingga kembali tidur. Dengan konsistensi penerapan 7 KAIH, diharapkan karakter disiplin siswa terbentuk secara alami tanpa paksaan.
Koordinator Pengawas Dikpora NTB Ahmad Taufiq Gupran mengatakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat bukan hanya program sekolah, tetapi gerakan bersama. Orang tua memiliki peran penting dalam memastikan kebiasaan tersebut berjalan di rumah.
Baca Juga: Bunda PAUD: Literasi Keluarga Dimulai dari Rumah, Program CLBK Mataram Perkuat Peran Orang Tua
“Kalau anak-anak sudah terbiasa dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, mereka akan lebih disiplin dan sukses secara individual,” ujar Taufiq.
Implementasi 7 KAIH di sekolah diwujudkan melalui berbagai kegiatan. Salah satunya program Salam Karakter, di mana guru menyambut siswa di gerbang sekolah setiap pagi. Selain itu, wali kelas dan guru BK turut memantau perkembangan kebiasaan siswa secara berkelanjutan.
Di tengah pelaksanaan 7 KAIH, masih ditemukan kendala administratif. Beberapa sekolah sudah menjalankan program tersebut, namun belum mendokumentasikan secara formal dalam laporan dan program kerja sekolah.
Baca Juga: Pasmanda MAN 2 Mataram Dominasi Logika Season 8, Borong Juara LKBB
Meski demikian, perluasan implementasi 7 KAIH terus dilakukan. Setelah menyasar 32 sekolah, peninjauan akan diperluas ke wilayah lain, termasuk Kabupaten Lombok Utara.
Taufiq berharap 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat mampu melahirkan generasi muda yang mandiri, disiplin, dan berkarakter kuat. Dengan kolaborasi sekolah dan orang tua, 7 KAIH menjadi fondasi penting menuju Anak Indonesia Hebat di masa depan.
Editor : Pujo Nugroho