Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pendaftar O2SN dan FLS3N Wajib Masuk Dapodik, Jika Tidak Dipastikan Gugur

Jay • Rabu, 13 Mei 2026 | 10:47 WIB
KOORDINASI: Kasi Kelembagaan dan Peserta Didik Cabang Dinas Wilayah 1 Dikpora NTB Sri Indra Dewi koordinasi dengan Kepala Cabang Dinas Wilayah 1 Dikpora ajang O2SN dan FLS3N di kantor setempat, pekan lalu.
KOORDINASI: Kasi Kelembagaan dan Peserta Didik Cabang Dinas Wilayah 1 Dikpora NTB Sri Indra Dewi koordinasi dengan Kepala Cabang Dinas Wilayah 1 Dikpora ajang O2SN dan FLS3N di kantor setempat, pekan lalu.

 

LombokPost- Pendaftaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten/kota membeludak. Namun, panitia mengingatkan seluruh sekolah agar memastikan peserta sudah terdaftar di Dapodik sebelum melakukan pendaftaran melalui portal Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Ketentuan Dapodik menjadi syarat utama dalam proses pendaftaran O2SN dan FLS3N. Jika data siswa tidak ditemukan dalam sistem Dapodik, maka peserta dipastikan tidak bisa mengikuti seleksi meski telah mendaftar di situs resmi Puspresnas.

Kasi Kelembagaan dan Peserta Didik Cabang Dinas Wilayah 1 Dikpora NTB Sri Indra Dewi menjelaskan, sinkronisasi data antara Dapodik dan Puspresnas menjadi poin penting yang wajib diperhatikan sekolah.

Baca Juga: Prestasi Warnai Pisah Kenang MAN 1 Mataram, Lulusan Tembus FK hingga PTN Bergengsi

“Data harus seimbang. Jadi harus dipastikan siswanya sudah masuk di Dapodik sebelum mendaftar di Puspresnas,” tegasnya.

Pendaftaran O2SN dan FLS3N tahun ini tercatat cukup tinggi. Untuk wilayah Kota Mataram saja sudah terdapat 96 peserta yang mendaftar. Sementara dari Kabupaten Lombok Utara, jumlah peserta disebut telah mencapai ratusan siswa.

Di tengah tingginya antusiasme peserta O2SN dan FLS3N, panitia sempat menghadapi kendala teknis akibat sistem error yang menghambat proses pengunduhan data peserta. Namun saat ini sistem sudah kembali normal dan data mulai dapat dicetak untuk proses verifikasi.

Baca Juga: Minat Siswa Sekolah di Madrasah Meningkat, Kemenag NTB Minta Pemda Bantu Infrastruktur

“Sempat terjadi error saat unduh data, tetapi sekarang sudah diperbaiki dan data mulai bisa diprint,” ujarnya.

Pada pelaksanaan O2SN tingkat kabupaten/kota tahun ini, terdapat lima cabang olahraga yang akan dipertandingkan untuk kategori putra dan putri. Cabang olahraga itu meliputi renang, atletik, pencak silat, panjat tebing, dan bulutangkis.

Panitia merencanakan O2SN tingkat daerah digelar pada 21 hingga 23 Mei mendatang. Sejumlah venue juga telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan kompetisi pelajar tingkat kabupaten/kota itu.

Baca Juga: Ekowisata Mangrove Paremas Disiapkan Jadi Ikon Baru Wisata NTB

Untuk cabang panjat tebing, pertandingan direncanakan berlangsung di Gelanggang Pemuda. Sedangkan cabang renang kemungkinan digelar di Kolam Renang Gebang. Meski demikian, keputusan final terkait venue masih menunggu hasil rapat lanjutan panitia.

Dengan tingginya persaingan pada O2SN dan FLS3N NTB tahun ini, sekolah diminta segera memastikan seluruh proses administrasi peserta telah lengkap, terutama sinkronisasi data Dapodik dan Puspresnas.

Indra berharap tidak ada siswa yang gagal mengikuti O2SN dan FLS3N hanya karena kendala teknis administrasi. Sebab ajang O2SN dan FLS3N menjadi wadah bagi talenta muda NTB untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di tingkat nasional.

Editor : Redaksi Lombok Post
#O2SN 2026 #pendaftaran O2SN #Puspresnas #Dapodik #FLS3N 2026