LombokPost-Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) bersama pemerintah daerah terus memperkuat ruang kreativitas generasi muda melalui Pekan Teater Pelajar (PTP) V Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Nusa Tenggara Barat dan dibuka Senin (18/5).
Pekan Teater Pelajar berlangsung hingga 23 Mei 2026. Kegiatan itu mempertemukan dunia pendidikan, seni budaya, pemerintah, dan komunitas kreatif untuk mendukung pengembangan potensi pelajar di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Wakil Rektor III UMMAT Dr Erwin mengatakan, seni teater bukan sekadar pertunjukan artistik. Menurutnya, teater juga menjadi media pendidikan karakter dan penguatan kreativitas generasi muda.
Baca Juga: Mendikdasmen dan Gubernur NTB Resmikan RS UMMAT, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Masyarakat
Ia menilai Pekan Teater Pelajar menjadi ruang penting bagi pelajar untuk belajar keberanian, kerja sama, kepemimpinan, hingga kemampuan menyampaikan gagasan melalui karya seni.
“Teater mengajarkan banyak hal tentang kehidupan; tentang keberanian berbicara, kemampuan membaca realitas sosial, membangun empati, hingga belajar menghargai proses dan kolaborasi. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dirawat,” ujar Dr. Erwin.
Dr Erwin juga mengapresiasi dukungan Dinas Kebudayaan NTB, Dinas Dikpora NTB, dan Taman Budaya NTB terhadap pengembangan kreativitas mahasiswa dan pelajar melalui kegiatan seni budaya.
Selain itu, ia memberikan penghargaan kepada UKM Teater Sasentra UMMAT yang dinilai konsisten menghadirkan ruang pembelajaran kreatif bagi pelajar di NTB.
Baca Juga: LP3IK UMMAT Gelar Baitul Arqam Ormawa, Teguhkan Ideologi Kader sebagai Penggerak Dakwah Kampus
“Teater Sasentra telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Mereka bukan hanya menyelenggarakan lomba, tetapi sedang membangun ruang belajar, ruang tumbuh, dan ruang ekspresi bagi generasi muda NTB,” katanya.
UMMAT juga mendorong penguatan kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan dunia industri untuk mendukung pengembangan kreativitas generasi muda secara berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi antara kampus, pemerintah daerah, dunia usaha, dan dunia industri semakin diperkuat. Pengembangan talenta muda tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan bersama agar lahir generasi yang kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Museum NTB Dr Nur Alam yang hadir mewakili Kepala Dinas Kebudayaan NTB mengatakan, kegiatan seni pelajar memiliki nilai strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya dan membangun karakter generasi muda.
Baca Juga: Mendikdasmen dan Gubernur NTB Resmikan RS UMMAT, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Masyarakat
“Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kebudayaan di daerah. Seni pertunjukan bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana pendidikan, media literasi budaya, dan ruang pembentukan karakter generasi muda,” ujarnya.
Ia mengapresiasi sinergi antara UMMAT, komunitas seni, dan pemerintah daerah yang terus menghadirkan ruang kreatif bagi pelajar NTB.
Selama enam hari pelaksanaan, peserta menampilkan berbagai pertunjukan teater, mengikuti apresiasi seni, dan terlibat dalam aktivitas kreatif lain yang menjadi rangkaian Pekan Teater Pelajar V Tahun 2026.
Melalui kegiatan itu diharapkan lahir generasi muda NTB yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kaya kreativitas, berdaya saing, serta peduli terhadap seni dan budaya daerah.
Editor : Akbar Sirinawa