Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dewan Berang, Bantuan Alsintan Pemda KSB Kerap Jadi Temuan BPK

J
Penulis: Jelo Sangaji❯
Anggota DPRD KSB Iwan Irawan.
Anggota DPRD KSB Iwan Irawan.

Advertisement

 

LombokPost-DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyoroti hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Dinas Pertanian yang berlangsung hampir setiap tahun. 

Temuan itu berkutat pada penyaluran sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) yang tidak tepat sasaran. 

Advertisement

Temuan lain mencakup sejumlah bantuan yang disalurkan pada tahun 2025 lalu. Seperti penyaluran bantuan ayam kepada salah satu kelompok. Namun bantuan tersebut ternyata sudah dijual oleh kelompok penerima. BPK memerintahkan agar Dinas Pertanian segera mengambil tindakan terhadap masalah tersebut.

''Ini keterlaluan, jenis temuannya itu-itu saja dan berulang-ulang. Ini bisa jadi ada unsur kesengajaan,'' tegas Anggota DPRD KSB Iwan Irawan, Sabtu (18/7). 

Advertisement

Dia mengingatkan, temuan BPK terhadap objek bantuan ini tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, jika persoalan ini tidak diselesaikan secara tuntas, nantinya berpotensi ke ranah pidana.

''Terhadap temuan itu sama sekali tidak pernah dilaporkan ke DPRD. Kami pun pernah menerima pengaduan masyarakat terkait hal ini. Kami saat itu sempat turun langsung,'' katanya. 

Iwan akan membawa masalah ini secara resmi ke Komisi II DPRD. Dalam waktu dekat pihaknya akan mengusulkan DPRD secara kelembagaan untuk menemui langsung BPK. ''Kami akan segera jadwalkan bertemu langsung dengan BPK untuk mengklarifikasi hal ini. Ini penting, kami ingin tahu seperti apa kondisi riil yang sebenarnya terhadap bantuan tersebut,'' paparnya. 

Masalah bantuan melalui Dinas Pertanian KSB ini pernah disorot Komisi II. Saat itu, ada kelompok penerima bantuan yang mengadukan langsung ke DPRD terkait bantuan yang seharusnya mereka terima melalui Dinas Pertanian.

''Dulu ada kelompok yang mengadu ke kita. Proposalnya ada, berangnya pun ada di Dinas Pertanian KSB, tapi tidak mau diserahkan oleh mereka,'' sesalnya. 

Advertisement
Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD KSB Panggil Tim Appraisal Jalan Lamusung-Senayan, Pertanyakan Harga Lahan Nonproduktif Lebih Mahal

DPRD KSB Panggil Tim Appraisal Jalan Lamusung-Senayan, Pertanyakan Harga Lahan Nonproduktif Lebih Mahal

Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan memanggil tim appraisal yang menghitung nilai pembebasan lahan untuk pembangunan jalan

Dikes KSB Komitmen Pertahankan Predikat Daerah Bebas Pasung

Dikes KSB Komitmen Pertahankan Predikat Daerah Bebas Pasung

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai mempersiapkan Assessment Bebas Pasung Tahun 2026.

Urai Polemik Ganti Rugi Lahan Pembebasan Jalan Lamusung-Senayan, DPRD KSB Usulkan Bentuk Pansus

Urai Polemik Ganti Rugi Lahan Pembebasan Jalan Lamusung-Senayan, DPRD KSB Usulkan Bentuk Pansus

Polemik ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek jalan Lamusung-Senayan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali mencuat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer