Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ratusan Guru Ikuti Seminar GuruBot Awareness Lombok, Siap Dongkrak Skor Literasi dan Numerasi di NTB

Geumerie Ayu • Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB
LITERASI DAN NUMERASI: Suasana seminar GuruBot Awareness Lombok yang diikuti guru untuk mendongkrak literasi dan numerasi di NTB, di Ballroom Aston Inn, Mataram, Rabu (20/5)
LITERASI DAN NUMERASI: Suasana seminar GuruBot Awareness Lombok yang diikuti guru untuk mendongkrak literasi dan numerasi di NTB, di Ballroom Aston Inn, Mataram, Rabu (20/5)

LombokPost – Ratusan guru dan perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) kabupaten/kota mengikuti kegiatan GuruBot Awareness Seminar Lombok di Mataram, Rabu (20/5).

Seminar ini menjadi momentum krusial memperkenalkan GuruBot, sebuah platform edukasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang khusus untuk memperkuat fondasi literasi dan numerasi siswa sekolah dasar (SD).

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menekankan, tantangan pendidikan di era modern kian dinamis. Sistem pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang kritis, kreatif, komunikatif, dan berkarakter kuat melalui penguatan kemampuan dasar.

Baca Juga: Trafik Penumpang BIZAM Naik 11,8 Persen Selama Libur Panjang

"Penguatan literasi dan numerasi adalah agenda yang sangat penting. Literasi bukan sekadar bisa membaca, melainkan kemampuan memahami informasi dan mengambil keputusan dengan bijak. Begitu juga numerasi, bukan hanya berhitung, tapi menggunakan konsep matematika di kehidupan sehari-hari," tegas Gubernur Iqbal.

Ditegaskan Gubernur NTB, secanggih apa pun kecerdasan buatan berkembang, figur guru tetap menjadi episentrum utama pendidikan karakter. AI diposisikan sebagai mitra strategis (partner) untuk menciptakan metode belajar yang personal, menarik, dan terukur, bukan untuk menggantikan peran pendidik di sekolah.

Hadirnya GuruBot AI Learning Platform dinilai sangat relevan dengan visi transformasi digital pemprov. Aplikasi buatan Skilvul (PT Impactbyte Teknologi Edukasi) ini diformulasikan khusus untuk menyokong kurikulum nasional, menyasar siswa sekolah dasar pada fase awal yakni kelas satu sampai kelas tiga (Kelas 1–3 SD).

Baca Juga: 9 Rekomendasi Kulkas Dua Pintu Hemat Listrik dan Bebas Bunga Es Tahun 2026, Harga Mulai dari Rp 2 Jutaan

Co-founder Skilvul Amanda Simandjuntak membeberkan, platform ini mencakup domain pembelajaran dasar yang menyeluruh.

"Di dalam aplikasi ini, anak-anak akan belajar membaca, mendengarkan, hingga memahami teks secara logis. Untuk numerasinya, mencakup operasi matematika dasar seperti perkalian, pembagian, penambahan, dan pengurangan," urainya.

Visi besar dari peluncuran inovasi ini tidak lain adalah untuk mendongkrak performa akademis makro Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga: Cuma Rp 4 Jutaan, Redmi Note 15 Pro 5G Tawarkan Desain Premium dan Performa Kelas Atas

"Harapan visi ke depannya, skor literasi dan numerasi anak-anak kita naik. Kita tahu dalam skor PISA (Programme for International Student Assessment), posisi Indonesia saat ini masih berada di 10 negara terbawah. Lewat kontribusi ini, kami ingin membawa kemampuan berpikir kritis anak Indonesia melompat menuju 10 besar dunia," jelas Amanda.

Salah satu keunggulan utama GuruBot yang menjadikannya adaptif untuk wilayah NTB adalah rencana implementasi fitur luring (offline). Fitur ini dipersiapkan matang guna mengatasi problem kesenjangan digital di wilayah terpencil.

"Saat ini sistemnya memang masih online. Namun, pada tahun ajaran baru mendatang, kami akan meluncurkan sistem offline. Jadi, aplikasi berbasis AI ini tetap bisa diakses dengan lancar oleh guru dan murid di daerah-daerah yang minim atau tidak ada jaringan internet sama sekali," jelas Amanda.

Baca Juga: Pemprov NTB Raih Penghargaan dari Kemendagri Terbaik I Kategori Creative Financing di Apresiasi Daerah Berprestasi 2026

Pada tahun ini, Skilvul membidik empat area utama di Indonesia sebagai lokasi penerapan awal. Untuk wilayah NTB, setelah sukses berjalan di Kabupaten Bima, kini giliran sekolah-sekolah di Pulau Lombok.  Selanjutnya akan bergeser ke Kupang (NTT) dan Papua.

LITERASI DAN NUMERASI: Suasana seminar GuruBot Awareness Lombok yang diikuti ratusan guru untuk mendongkrak literasi dan numerasi di NTB, di Ballroom Aston Inn, Mataram, Rabu (20/5).
LITERASI DAN NUMERASI: Suasana seminar GuruBot Awareness Lombok yang diikuti ratusan guru untuk mendongkrak literasi dan numerasi di NTB, di Ballroom Aston Inn, Mataram, Rabu (20/5).

Kepala Dinas Dikpora NTB, Syamsul Hadi menyambut baik dan menegaskan, kecakapan literasi serta numerasi hari ini merupakan cerminan masa depan bangsa. Kendati demikian, ia mengingatkan para tenaga pendidik agar tidak menelan mentah-mentah hasil teknologi.

"Harapan kami ini tidak berhenti sebagai seremoni di ruang seminar saja, melainkan harus ditindaklanjuti dan diaplikasikan oleh guru di ruang kelas. Namun ingat, teknologi itu bukan segalanya, melainkan alat yang dikendalikan oleh manusia. Validasi dan verifikasi substansi materi di dalam perangkat tetap berada di tangan guru," jelas Syamsul.

Baca Juga: Smartwatch Garmin Instinct 3, Desain Maskulin dan Baterai Monster Standar Militer

Seminar edukasi ini juga menghadirkan pemateri ahli di bidangnya. Di antaranya, Tenaga Ahli Gubernur NTB Bidang Pendidikan sekaligus Dosen FKIP Universitas Mataram Ahmad Junaidi, Ph.D, dan Learning Specialist & Facilitator Gurubot Indah Febryyani.

Editor : Akbar Sirinawa
#GuruBot #GuruBot Awareness Seminar Lombok #literasi dan numerasi #seminar #ai