Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMPN 23 Mataram Sukses Terapkan Ujian Berbasis IT, Hemat ATK dan Percepat Evaluasi

Jay • Jumat, 12 Juni 2026 | 09:13 WIB
KERJAKAN SOAL: Siswa SMPN 23 Mataram melaksanakan ujian Sumatif Akhir Semester berbasis IT di sekolah setempat, Rabu (10/6).
KERJAKAN SOAL: Siswa SMPN 23 Mataram melaksanakan ujian Sumatif Akhir Semester berbasis IT di sekolah setempat, Rabu (10/6).

 

LombokPost- Komitmen SMPN 23 Mataram menerapkan ujian berbasis IT (teknologi informasi) terus menunjukkan hasil positif. Melalui program digitalisasi sekolah, sekolah ini berhasil meningkatkan efisiensi pelaksanaan evaluasi pembelajaran. Sekolah juga mampu menghemat anggaran belanja alat tulis kantor (ATK) yang selama ini cukup besar.

Selama beberapa tahun terakhir, SMPN 23 Mataram konsisten menerapkan ujian berbasis IT untuk seluruh siswa kelas VII dan VIII. Kegiatan Sumatif Akhir Semester (SAS) hingga ujian sekolah kini tidak lagi menggunakan kertas. Sekolah memanfaatkan perangkat digital yang tersedia di lingkungan sekolah.

Kepala SMPN 23 Mataram Achmad Jauhari mengatakan, transformasi menuju digitalisasi sekolah bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi. Langkah itu menjadi solusi nyata untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih efektif dan efisien.

Baca Juga: KPK Awasi SPMB Kota Mataram 2026, Jual Beli Kursi dan Pungli Jadi Perhatian

“Alhamdulillah sudah beberapa tahun ajaran, setiap kegiatan evaluasi, baik semester maupun ujian sekolah, kami menggunakan IT dan berjalan lancar,” ujarnya, Rabu (10/6).

Keberhasilan penerapan ujian berbasis IT di SMPN 23 Mataram didukung sarana dan prasarana yang memadai. Sekolah memiliki perangkat komputer dan fasilitas digital yang mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh siswa saat ujian berlangsung.

Menurut Jauhari, keberhasilan program itu juga tidak lepas dari peran guru. Para guru aktif menjaga dan memanfaatkan fasilitas teknologi yang tersedia. Dengan dukungan sumber daya manusia dan perangkat yang memadai, proses evaluasi belajar dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan efisien.

Baca Juga: PMBM MAN 2 Mataram Dibuka, Seleksi Gunakan Nilai Rapor, Ujian Sekolah, dan TKA

Digitalisasi sekolah tidak hanya dimanfaatkan saat ujian. Budaya digital juga diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Para siswa telah terbiasa menggunakan Chromebook untuk menyelesaikan tugas, mencari referensi pembelajaran, hingga mempresentasikan makalah di depan kelas.

Menurut Jauhari, pembiasaan penggunaan teknologi sejak dini menjadi bagian penting untuk meningkatkan kompetensi siswa menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Penguasaan perangkat teknologi dan literasi digital dinilai menjadi bekal penting bagi siswa saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Melalui ujian berbasis IT yang konsisten, kita tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang lebih modern, efektif, dan hemat biaya melalui semangat digitalisasi sekolah,” pungkasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#Ujian berbasis IT #Evaluasi pembelajaran #Chromebook #Digitalisasi Sekolah #SMPN 23 Mataram