LombokPost- Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP negeri di Mataram 2026 akan dimulai pekan depan. Menjelang pembukaan pendaftaran, SMPN 11 Mataram berharap kuota siswa baru tahun ini terpenuhi sesuai daya tampung dalam petunjuk teknis (juknis) SPMB.
Kepala SMPN 11 Mataram Azizudin menuturkan, jumlah pendaftar tahun lalu masih berada di bawah target sekolah. Dari daya tampung 160 siswa yang terbagi dalam lima rombongan belajar (rombel), jumlah peserta didik yang mendaftar tidak mencapai kuota maksimal.
“Tahun lalu pendaftar masih di bawah 150 siswa. Mudah-mudahan tahun ini kuota siswa baru bisa terpenuhi,” ujarnya.
Baca Juga: SPMB SMPN 16 Mataram Buka 192 Kuota, Siswa Baru Dapat Seragam Gratis
Menurut Azizudin, pemenuhan kuota SPMB SMP negeri di Mataram tidak hanya penting bagi sekolah. Namun juga untuk memastikan seluruh daya tampung pendidikan negeri dapat dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, ia berharap ada pendistribusian peserta didik ke sekolah-sekolah yang kuota siswa barunya belum terpenuhi.
“Mudah-mudahan ada distribusi dari Dinas Pendidikan. Kami siap menampung agar rombel terpenuhi sesuai Juknis,” katanya.
Di sisi lain, Azizudin mengingatkan pentingnya kepatuhan seluruh sekolah terhadap aturan SPMB SMP negeri di Mataram. Menurutnya, pelaksanaan penerimaan murid baru harus berjalan sesuai regulasi agar tidak terjadi ketimpangan jumlah peserta didik antarsekolah.
Baca Juga: SPMB NTB Diawasi Ketat, Dikpora Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Pungli dan Jual Beli Kursi
Ia berharap seluruh satuan pendidikan mematuhi daya tampung yang telah ditetapkan dan tidak menerima peserta didik melebihi kuota yang diatur dalam juknis.
“Harapannya semua sekolah harus mematuhi Juknis. Jangan ada yang menerima siswa baru melebihi ketentuan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Sementara itu, pelaksanaan SPMB SMP negeri di Mataram 2026 dilakukan melalui empat jalur penerimaan. Jalur domisili mendapat kuota paling sedikit 50 persen dari total daya tampung sekolah. Jalur afirmasi dialokasikan paling sedikit 20 persen.
Baca Juga: Mulai Tahun Ajaran Baru, Nama Sekolah di Kota Mataram Resmi Berubah
Selanjutnya, jalur perpindahan tugas orang tua atau wali memperoleh kuota paling banyak 5 persen. Sedangkan jalur prestasi mendapat porsi paling banyak 25 persen dari total daya tampung sekolah.
Dengan dimulainya SPMB SMP negeri di Mataram pekan depan, SMPN 11 Mataram berharap kuota siswa baru tahun ini terpenuhi. Dengan begitu, seluruh rombel yang tersedia bisa terisi sesuai ketentuan dan pemerataan peserta didik di sekolah negeri dapat berjalan lebih optimal
Editor : Kimda Farida