LombokPost - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Mataram 2026 berjalan lancar meski sempat mengalami gangguan server pada tahap pendaftaran jalur prestasi dan afirmasi. Gangguan tersebut dipastikan telah berhasil diatasi sehingga proses pendaftaran siswa baru berlangsung normal tanpa kendala berarti.
Gangguan pada SPMB Kota Mataram terjadi akibat kendala sinkronisasi koordinat alamat pada sistem peta digital yang digunakan dalam aplikasi pendaftaran online. Dampaknya, sejumlah calon peserta didik, terutama yang mendaftar melalui jalur prestasi dari luar Kota Mataram, mengalami kesulitan saat menyelesaikan proses pendaftaran karena sistem gagal membaca titik koordinat secara otomatis.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Syarafudin menjelaskan, meski seleksi SPMB Kota Mataram jalur prestasi lebih menitikberatkan pada nilai rapor dan dokumen prestasi, sistem tetap membutuhkan data alamat yang lengkap sesuai Kartu Keluarga (KK) untuk kepentingan verifikasi administrasi dan pemetaan lokasi.
Baca Juga: SPMB SMPN 23 Mataram Beri Seragam Gratis, Siswa Berprestasi Dapat Bonus Jersey
"Kalau jalur prestasi sebenarnya yang dilihat adalah nilai dan prestasi siswa. Tetapi sistem tetap meminta data lengkap dari KK untuk pengambilan koordinat map," ujarnya.
Setelah dilakukan perbaikan oleh tim teknis, aplikasi SPMB Kota Mataram kembali beroperasi secara normal. Dinas Pendidikan Kota Mataram bersama pihak sekolah dan vendor aplikasi terus melakukan koordinasi agar seluruh tahapan penerimaan murid baru berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan teknis.
"Semuanya sudah normal," tegas Syarafudin.
Baca Juga: Milad ke-46, UMMAT Kukuhkan Prof Hijril Ismail Jadi Guru Besar
Normalnya kembali SPMB Kota Mataram diharapkan memberikan kepastian kepada seluruh calon peserta didik dan orang tua dalam mengikuti proses seleksi. Dinas Pendidikan juga memastikan pemantauan sistem akan terus dilakukan agar seluruh tahapan SPMB Kota Mataram 2026 berjalan optimal hingga proses penerimaan murid baru selesai.
Editor : Prihadi Zoldic